Keputusan Alejandro Sabella menarik Ezequiel Lavezzi dipertanyakan. Penggantinya, Sergio Aguero dinilai tidak tampil sebagus Lavezzi.
Pada laga final Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Senin (14/7/2014) dinihari WIB, Argentina menelan kekalahan 0-1 dari Jerman. Pada laga tersebut, 'Tim Tango' lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik ketika melihat ada celah di pertahanan Jerman.
Salah satu pemain yang tampil bagus dalam mengeksploitasi sisi sayap adalah Lavezzi. Dipasang di sisi sayap kanan, dia berkali-kali menerobos sisi yang dikawal oleh Benedikt Howedes. Lavezzi sempat beberapa kali mengkreasikan peluang dan sempat memberi umpan kepada Gonzalo Higuain, sebelum nama yang disebut terakhir itu menceploskan bola ke dalam gawang. Sial buat Argentina, Higuain sudah berada dalam posisi offside.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona, jadi salah satu yang mempertanyakan hal ini.
"Saya tidak mengerti mengapa Lavezzi diganti. Dia luar biasa di sisi sayap. Kun Aguero tidak memberikan efek yang sama, dia tidak tampil bagus di turnamen ini," ujar Maradona seperti dilansir Guardian.
Sabella juga menarik Higuain dan memasukkan Rodrigo Palacio. Palacio sempat mendapatkan peluang emas ketika tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Manuel Neuer. Namun, usahanya dengan melepaskan tendangan lob melewati kepala Neuer berujung kegagalan.
(roz/mfi)











































