Ini bukan kali pertama Messi seperti itu. Bersama tim nasional Argentina, dia pernah kedapatan dua kali muntah saat bertanding. Yang pertama terjadi pada 2013, saat La Albiceleste bertandang ke markas Bolivia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014.
Dengan lokasi pertandingan yang berada di ketinggian sekitar 3.600 meter di atas permukaan laut, lapisan oksigen di sana terbilang tipis. Messi terlihat sangat kelelahan di tengah pertandingan, lalu muntah di ruang ganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gugup. Saya rasa pada saat-saat seperti ini ada rasa gelisah yang melebihi apapun. Sulit untuk tetap tenang," ujar Sabella seperti dikutip Guardian pada awal Juni 2014 lalu.
Dalam laga pamungkas Piala Dunia melawan Jerman pada Senin (14/7/2014) dinihari WIB, seluruh pemain Argentina tidak ada yang membuat tembakan tepat sasaran. Messi memang melepaskan empat tembakan, tapi tak ada satupun yang mengarah ke gawang Manuel Neuer. Demikian data dari ESPN FC.
Tindakan tak biasa Messi lainnya adalah ketika para pemain sedang berkumpul melingkar di tepi lapangan sebelum babak perpanjangan waktu dimulai. Pada saat Sabella sedang menerangkan strategi kepada setiap pemain, dia memilih keluar meninggalkan kerumunan dan berjalan melenggang tanpa memperhatikan lagi kata-kata Sabella.
Pada momen berbeda, Messi dianugerahi Golden Ball setelah dianggap berperan membawa Argentina lolos dari fase grup dengan raihan empat gol. Banyak orang yang mempertanyakan kenapa Messi yang meraih penghargaan tersebut.
Saat Messi naik ke tribun dan mendapat trofi tersebut, wajahnya tidak mengeluarkan senyuman, tanpa raut wajah yang jelas. Dia tampak murung dan tak bahagia menerima penghargaan tersebut.
Sebagian besar fans Argentina tentu kecewa dengan kegagalan timnya merebut trofi Piala Dunia yang ketiga. Namun, kita masih menunggu dan berjuang sekian lama demi bisa mencapai putaran final empat tahun lagi di Rusia.



(a2s/roz)










































