Meski lebih banyak ditekan, Argentina berhasil mengreasikan peluang yang lebih baik dibanding Jerman dalam laga final Piala Dunia. Sebelum akhirnya kalah 0-1 akibat gol Mario Goetze, 'Tango' setidaknya punya tiga kesempatan emas mencetak keunggulan.
Yang pertama adalah saat Gonzalo Higuain dapat bola dari kesalahan back pass Toni Kroos namun sepakannya dalam posisi satu lawan satu dengan Manuel Neuer masih melebar. Kondisi serupa terjadi di babak kedua saat sepakan Messi ketika berhadapan dengan Neuer juga luput. Yang terakhir adalah upaya Rodrigo Palacio di periode extra time.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka lebih banyak menguasai bola dan kami lebih banyak punya kesempatan. Saya pikir pada akhirnya kami tidak mendapatkan kebeuntungan yang kami butuhkan. Peluang yang kami punya sangat matang. Kami punya tiga kesempatan bersih - dari saya, yang dimiliki Higuain dan Rodrigo - tapi kami tidak bisa menuntaskannya. Sekarang kami harus move on," lanjutnya seperti dikutip dari Guardian.
Messi menyudahi Piala Dunia dengan membawa pulang status pemain terbaik turnamen. Namun saat menerima penghargaan tersebut dari Sepp Blatter dia sama sekali tak terlihat senang.
"Dalam momen seperti ini penghargaan sama sekali tak menarik buat saya. Kami ingin membawa pulang trofi dan menikmatinya bersama seluruh orang di Argentina. Kami berhasil masuk ke final dan sudah lama sekali sejak terakhir Argentina bisa melewati semifinal. Sekarang kami harus membawa kekecewaan yang dirasakan karena tidak bisa memenangi pertandingan," tuntasnya.
(din/raw)











































