Raksasa apparel olahraga, Adidas, mengklaim meraup keuntungan yang besar dari gelaran Piala Dunia 2014. Penjualan mereka dari sepakbola disebut sebagai rekor.
Adidas menyatakan, turnamen akbar selama satu bulan digelar di Brasil itu telah mendongkrak penjualan mereka. Penghasilan dari produk-produk terkait sepakbola ditargetkan mencapai 2,7 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 31, 2 triliun.
Empat tahun lalu, saat Piala Dunia diadakan di Afrika Selatan, keuntungan mereka "hanya" 1,5 miliar dolar. Tahun ini Adidas diharapkan bisa menjual 14 juta bola dan 8 juta kaus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan itu direspons dengan baik oleh para investor. Harga saham mereka melonjak sebanyak 2,5% pada hari Senin lalu.
Adidas menjadi sponsor apparel 9 tim di Piala Dunia 2014 --satu lebih sedikit daripada rival utamanya, Nike. Dua pemakai Adidas tersebut, Jerman dan Argentina, tampil di final, dengan Jerman keluar sebagai juara.
Adidas adalah perusahaan asal Jerman, yang beberapa waktu lalu telah memperpanjang kontraknya dengan FIFA hingga tahun 2030, dengan nilai kontrak mencapai 100 juta dolar.
"Kemitraan yang unik ini serta keberadaan kami yang semakin meluas ke semua Piala Dunia yang diselenggarakan oleh FIFA akan membantu kami meraih posisi puncak sebagai merek sepakbola di dunia," tambah Hainer. (a2s/rin)











































