Selecao dihadapkan dengan ekspektasi tinggi dengan menggelar Piala Dunia di rumah sendiri. Neymar dkk. wajib 'juara' demi meraih titel juara keenam sekaligus menebus tragedi 'Maracanazo' di mana mereka takluk 1-2 dari Uruguay di final yang digelar di Maracana saat menggelar turnamen itu pada 1950.
Namun, apa yang terjadi? Setelah lolos dari babak penyisihan sebagai juara grup, Brasil kesulitan di fase knockout. Di perdelapanfinal, di bawah Luiz Felipe Scolari Brasil lolos usai menang lewat adu penalti kontra Chile sebelum menang tipis dari Kolombia 2-1 di perempatfinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku pikir sepakbola Brasil sudah tertinggal," ungkap dia kepada Globo yang dilansir AFP. "Brasil tertinggal dari Jerman dan Spanyol."
"Kami mengalami kemunduran dan kami harus berani mengakuinya," imbuh Neymar.
Scolari menerima konsekuensi atas kegagalan Brasil di Piala Dunia 2014 dengan mundur dari jabatannya. Tidak sedikit yang menuding bahwa Scolari menjadi biang hasil buruk itu tapi Neymar tak sepakat.
"Aku pernah memiliki seorang pemimpin yang merupakan salah satu pelatih Brasil terbaik yang pernah bekerjasama denganku," kata Neymar.
(rin/roz)










































