Eriksson Sesali Nasib
Minggu, 21 Mei 2006 18:42 WIB
London - Meninggalkan tugas melatih timnas usai Piala Dunia 2006 adalah hal yang wajar. Tetapi harus mengumumkannya sebelum Piala Dunia, merupakan sesuatu yang paling disesali Sven Goran Eriksson.Januari lalu, Eriksson mengumumkan akan mengundurkan diri sebagai pelatih The Three Lions usa Piala Dunia di Jerman. Ini merupakan buntut dari wawancaranya tentang pandangannya terhadap para pemain Inggris, serta rencananya menangani klub Inggris.Harus meninggalkan Inggris bukanlah sesuatu yang berat bagi Eriksson. Tetapi menjalani sisa tugasnya dengan mengetahui nasib yang akan diterima setelah 10 Juli mendatang, adalah sesuatu yang sangat tidak wajar."Itu adalah satu-satunya hal yang saya sesali. Ini sangat tidak benar. Seharusnya ini bisa terjadi dengan cara lain," tutur mantan pelatih Lazio dan Benfica itu seperti dilansir Sky, Minggu (21/5/2006).Meski demikian, Eriksson menegaskan hal ini bukanlah gangguan serius bagi tugas terakhirnya. Malah pelatih asal Swedia itu yakin Inggris akan lebih baik dari dua Piala Dunia terakhir yang gugur di babak perempatfinal."Tentu saja kami bisa juara. Sekarang tidak ada alasan lagi. Saya berjuang selama empat tahun ini untuk mendapatkan libur yang cukup sebelum Piala Dunia, dan sekarang kami mendapatkannya. Saya yakin ini adalah kesempatan terbaik kami di Piala Dunia. Selain tiu saya sangat termotivasi dengan target dari FA. Ini sangat fantastis, dan saya menyambutnya," tegas Eriksson.Foto: (AFP/Peter Muhli) (lom/)










































