Dilarang Bicara pada Wartawan Tim Rival
Selasa, 23 Mei 2006 00:29 WIB
Stuttgart - Kebijakan khusus diberlakukan Togo pada pemain-pemainnya. Mereka boleh saja menjawab pertanyaan dari para wartawan manapun kecuali yang berasal dari tim rival khususnya Korea.Hal tersebut ketahuan setelah gelandang Junior Senaya menolak menjawab pertanyaan seorang reporter dari harian olahraga terkenal Korea, Ilgan Sports, saat hendak keluar dari hotel timnya di Jerman.Dikatakan Senaya, ia atau rekan-rekannya diancam tidak akan dimainkan oleh pelatih asal Jerman, Otto, Pfister apabila kedapatan meladeni wawancara dengan jurnalis dari Negeri Ginseng yang menjadi salah satu rivalnya di Grup G itu."Pelatih kepala kami mengatakan dia takkan memainkan kami jika menjawab pertanyaan Anda. Ia bilang tak ada pengecualian, sedangkan aku ingin bermain," kata Senaya kepada Ilgan Spots yang dilansir Reuters, Senin (21/5/2006).Tidak diketahui apakah Pfister juga melarang anak-anak buahnya menjawab pertanyaan wartawan Prancis dan Swiss, yang juga merupakan pesaingnya di babak penyisihan grup.Yang jelas, semoga kebijakan khusus ini bukanlah rasisme karena rupanya Pfister juga mewanti-wanti Senaya cs untuk tidak meladeni pertanyaan wartawan dari Jepang atau Korea, yang punya ciri-ciri fisik mirip dengan orang Korea.Besar kemungkinan larangan tersebut dikarenakan Togo, yang baru kali ini tampil di putaran final Piala Dunia, akan melakoni pertandingan perdananya melawan Park Ji-sung dan kawan-kawan pada 13 Juni di Frankfurt.Foto: Junior Senaya memberi tanda tangan kepada seorang fans saat tim Togo tiba di Stuttgart 15 Mei lalu. Ia dan rekan-rekannya dilarang meladeni pertanyaan wartawan Korea. (AFP/Michael Latz) (a2s/)











































