Aragones: Tak Perlu Alasan Jika Kalah
Selasa, 23 Mei 2006 02:02 WIB
Madrid - Pelatih Spanyol Luis Aragones mengatakan inilah saatnya buat Spanyol mengakhiri kebiasaan mencari-cari alasan jika gagal di putaran final Piala Dunia. Kalau kalah, ya kalah saja.Spanyol selama ini dikenal sebagai tim spesialis babak kualifikasi yang kerap mudah terjungkal di putaran final. Di Piala Dunia anak-anak Negeri Matador tidak pernah melaju melebihi babak perempatfinal sejak 1950."Kami harus membasmi mentalitas mencari-cari alasan. Saya tak pernah menyukai alibi-alibi yang tidak membenarkan apapun," tukas Aragones kepada harian AS, Senin (22/5/2006)."Dalam setiap pertandingan yang akan dimainkan kita harus yakin menang. Tapi kalau itu tidak terjadi, ya sudah, pulang saja," tambahnya.Mengenai peluang timnya di Jerman, Aragones cukup optimistis. Secara khusus ia menunjuk kemenangan agregat 6-2 atas Slovakia di partai playoff sebagai titik balik dari buruknya perjalanan Spanyol di babak kualifikasi kali ini."Pertandingan itu membantu kami untuk berubah dan membuat kami mulai memimpikan apa yang bisa kami capai. Setelah game itu tim ini, para pemain dan fans menemukan kembali antusiasmenya."Sementara itu kiper Iker Casillas, salah satu pemain paling berpengalaman di tim Spanyol walaupun baru berusia 25 tahun, percaya kali ini timnya bisa membuktikan reputasinya sebagai salah satu tim yang hebat."Sesuatu tampaknya selalu terjadi pada kami. Tim ini bisa main buruk atau keputusan wasit merugikan kami, atau hal-hal lain. Spanyol sering tak beruntung, tapi kami tak pernah tahu bagaimana bermain di pertandingan-pertandingan besar.""Ada sebuah perubahan besar sejak Euro 2004. Dengan pemain-pemain muda dan antusiasme yang ada pada kami, maka kami harus bekerja dengan baik karena ingin melakukan sesuatu yang besar di Piala Dunia ini."Spanyol berada di Grup H dengan Ukraina, Tunisia dan Arab Saudi. Akhir pekan ini mereka akan melakukan pemanasan melawan Rusia di Albacete, lalu masuk kamp latihan di Valencia sebelum melakoni laga uji coba terakhir melawan Mesir (3 Juni) dan Kroasia (7 Juni).Foto: Luis Aragones dan Raul dalam sebuah latihan tim Spanyol di Las Rozas, dekat Madrid, pada 22 Mei 2006. (AFP/Pierre-Philippe Marcou) (a2s/)











































