Wasit Dalam Tekanan Besar
Selasa, 23 Mei 2006 13:58 WIB
London - Di kompetisi bergengsi sekelas Piala Dunia, jika seorang pemain tampil buruk pada pertandingan awal, maka tidak ada lagi kesempatan kedua. Demikian juga dengan wasit, kalau salah akan diberhentikan.Pernyataan ini diungkapkan wasit senior asal Inggris Graham Poll yang juga bertugas di Piala Dunia 2002 Korea-Jepang."Jika Anda melakukan kesalahan, maka itu akan menjadi pertandingan terakhirmu. Ini merupakan sesuatu yang sudah ditegaskan sejak awal pada kami, ujar Poll seperti dilansir AP, Selasa (23/5/2006).FIFA sudah menyiapkan 22 wasit untuk memimpin pertandingan yang berlangsung selama sebulan sejak 9 Juni mendatang. Poll merupakan satu-satunya wakil dari Premier League."Tugas untuk wasit sangat jelas. Ada standar tinggi dibebankan pada kami. Apa yang saya lakukan, tidak bisa dibeli dengan uang. Itu merupakan tantangan yang sangat berarti, mengendalikan 22 atlet kelas dunia bermain bola, hanya dengan bermodalkan peluit dan dua buah kartu sebagai teman," tutur Poll lebih lanjut."Mungkin terkadang Anda merasa tidak dihargai sebagaimana mestinya. Tetapi Anda akan lebih mengenal diri sendiri, ketika mengetahui telah melakukan tugas dengan baik atau kesalahan," tandas Poll.Foto: Graham Poll satu-satunya wasit asal Inggris di Piala Dunia 2006 (AFP). (lom/)











































