'Argentina Harus Belajar dari PD 2002'
Rabu, 24 Mei 2006 05:38 WIB
Buenos Aires - Piala Dunia 2002 meninggalkan catatan kelam buat Argentina. Namun di balik itu semua ada sebuah pelajaran yang menurut Juan Pablo Sorin harus dicermati agar tak terulang di Jerman 2006.Berstatus unggulan di Korea-Jepang empat tahun silam, Argentina justru tampil tanpa taji. Gabriel Batistuta dkk tersingkir di babak pertama setelah hanya duduk di peringkat tiga grup F.Di Jerman tahun ini, "Tim Tanggo" kembali menjadi salah satu negara yang diunggukan menjadi kampiun. Kondisi ini ternyata menimbulkan kekhawatiran di dalam diri Juan Pablo Sorin, apalagi sama seperti empat tahun silam, Argentina kembali berada di grup maut bersama Belanda, Serbia & Montenegro dan Pantai Gading."Setiap Piala Dunia menjanjikan sesuatu yang berbeda. Tapi kami harus menanggapinya dengan tenang dan belajar dari kegagalan di tahun 2002 dan tentunya memperbaiki beberapa hal yang kurang tepat. Saya tak berbicara mengenai memenangkan gelar juara di Jerman, target awal adalah lolos dari fase grup," sahut Sorin seperti diberitakan Yahoosport, Rabu (24/5/2006).Cerita sukses bukan barang baru buat sebagian besar skuad Argentina di Piala Dunia nanti. Pasalnya 16 dari 23 nama yang dibawa pelatih Jose Pekerman pernah merasakan gelar juara dunia walau di tingkat junior yakni pada tahun 1995, 1997 dan 2001.Apalagi di tiga kesempatan tersebut, Pekerman adalah orang di balik sukses tim junior Argentina. Saat pelatih 56 tahun itu menukangi tim senior dan membawa sebagian besar pasukan yang sukses di tim junior, Sorin pun berharap pelatihnya bisa mengantar Argentina meraih gelar juara dunia kembali."Banyak dari kami yang sudah merasakan gelar juara dunia di level junior. Kami tahu bagaimana rasanya menjadi juara dunia dan saya harap kami bisa mengulangnya apa yang kami raih di Qatar, Malaysia dan Buenos Aires," papar pemain dengan rekor 70 caps itu.Pantai gading akan menjadi lawan pertama yang harus di hadapai Argentina pada 10 Juni. Setelah Serbia & Montenegro, Belanda menunggu untuk dikalahkan di pertandingan terakhir mereka.Foto: Juan Pablo Sorin meminta rekan-rekannya belajar dari kegagalan di Piala Dunia 2002 (dagbladnet). (din/)











































