Pemain Prancis Kritik Fansnya

Pemain Prancis Kritik Fansnya

- Sepakbola
Senin, 29 Mei 2006 00:57 WIB
Pemain Prancis Kritik Fansnya
Paris - Pemain Prancis mengkritik keras perlakuan fans mereka yang meneriaki beberapa anggota tim Les Blues saat melakukan pertandingan ujicoba di Stade de France, Minggu (28/5/2006).Kemenangan 1-0 yang diraih Prancis atas Meksiko akhir pekan kemarin ternyata tak ditanggapi positif oleh fans mereka sendiri. Di Stade de France beberapa punggawa "Tim Ayam Jantan" mendapat teriakan tidak simpatik dari tribun penonton.Hal ini tentunya mengundang reaksi keras dari beberapa pemain lainnya. Mereka umumnya merasa marah dan lelah atas sikap pendukung Prancis yang memang kerap berlaku tak ramah -- kejadian serupa tercatat pernah terjadi di Piala Dunia 1998. "Kami mulai berpikir apakah fans di Paris benar-benar menginginkan kami meraih kemenangan. Anda tak akan menemui hal itu di Inggris. Bahkan saat Anda kalah di Highbury, fans tetap akan memberi tepuk tangan dan mendukung kami," seru Thierry Henry seperti diberitakan Yahoosport, Senin (29/5/2006).Adalah Fabien Barthez dan pelatih Raymond Domenech yang mejadi korban teriakan fans Prancis. Vikash Dhorasoo yang masuk menggantikan Zidane juga mendapat perlakuan serupa."Saya tidak mengerti. Fabien Barthez dikartu kuning dan fans senang, itu benar-benar aneh. Vikash (Dhorasoo) masuk lapangan dan ditiupi peluit. Kenapa? Itu sungguh memalukan, dan itu jelas bukan cara yang baik untuk memotivasi pemain di sebuah pertandingan," tambah Henry.Komentar serupa datang dari Djibril Cisse. "Saya tak paham kenapa mereka menyoraki tim mereka sendiri sebelum Piala Dunia. Bahkan di saat kami meraih kemenangan. Mungkin karena mentalitas yang berbeda, tapi hal ini tak pernah terjadi di Inggris, bahkan saat bermain jauh dari kandang."Reaksi yang cukup keras datang dari Willy Sagnol. Bek Bayern Munich ini bahkan sempat beradu argumen dengan beberapa penonton saat meninggalkan lapangan."Saya rasa ini sudah cukup, fans harus memilih apa sebenarnya mau mereka. Selama beberapa waktu ini sudah didiamkan. Federasi sepakbola Prancis perlu menyadari apa yang sebenarnya terjadi, dan nanti akan tiba saatnya kami tak mau lagi bermain di Stade de France," seru Sagnol.Sebelum berangkat ke Jerman, Pancis masih punya dua pertandingan uji coba lainnya. Setelah menghadapi Denmark di kota Lens hari Rabu (31/5/2006), gantian China menjadi lawan tanding Prancis di Saint-Etienne tanggal 7 Juni.Foto: Fabien Barthez dapat sambutan yang tak hangat dari publik Stade de France (rediff). (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads