Demam Piala Dunia
Satu TV untuk 100 Napi
Jumat, 09 Jun 2006 13:17 WIB
Jakarta - Hidup boleh dibatasi terali besi dan tembok rumah tahanan, tapi Piala Dunia 2006 di Jerman tak boleh terlewatkan. Di Lapas Cipinang, para napi tetap bisa menonton pertandingan via televisi.Menurut Kepala Lapas Cipinang, Gunadi, dalam obrolan bersama detikcom, Jumat (9/6/2006), para tahanan tidak akan dibatasi keinginannya menyaksikan Piala Dunia. Mereka dapat memolototi TV 21 inci yang tersebar di setiap blok yang ada di dalam lapas. "Tiap blok ada TV-nya. TV 21 inchi. Kira-kira satu blok ada 100 napi-lah," beber Gunadi, yang mengaku belum punya jago dalam Piala Dunia kali ini.Saat ditanya apakah ada perlakuan khusus untuk napi selama Piala Dunia, Gunadi menjawab tidak. "Tidak ada. Belum ada instruksi khusus dari Dirjen Pemasyarakatan. Langsung hubungi Dirjen saja, biar ada perlakuan khusus," tukasnya.Sampai saat inipun para napi tenang-tenang saja menghadapi Piala Dunia. Tidak perlu terjadi peristiwa berdarah-darah karena napi minta akses menonton Piala Dunia seperti yang belum lama ini terjadi di Penjara Sao Paulo, Brasil."Mereka tenang-tenang saja. Pada dasarnya semua bisa menonton TV kok," ujar Gunadi. (a2s/)











































