'Kami Tak Henti Berjuang'
Minggu, 11 Jun 2006 03:10 WIB
Dortmund - Reputasi pemain-pemainnya masih di bawah Swedia, tapi pelatih Trinidad & Tobago Leo Beenhakker merasa bangga karena anak-anak buahnya tak pernah berhenti berjuang.Itulah kunci sukses Trinidad & Tobago menahan Swedia 0-0 dalam laga Grup B di Dortmund, Minggu (11/6/2006) dinihari WIB. Meski digempur habis-habisan, plus kehilangan bek Avery John yang dikartu merah di menit 46, tim debutan Afrika ini bertahan dari segala ancaman."Pemain-pemain mereka (Swedia) sedikit lebih bertalenta ketimbang kami. Tapi kami tak pernah berhenti berjuang dan bertahan sampai akhir," ujar Beenhakker saat konferensi pers pascapertandingan.Diakui pelatih asal Belanda itu, Swedia memiliki peluang mencetak gol dan kesempatan menang lebih besar dari Trinidad. Hal ini dimaklumi karena lini depan pasukan Viking Kuning dihuni pemain-pemain top seperti Henrik Larsson (Barcelona), Zlatan Ibrahimovic (Juventus), dan Fredrik Ljungberg (Arsenal)."Yang kami punya adalah beberapa pemain yang membela klub-klub kecil di Inggris," demikian hal yang membuat Beenhakker bertambah bangga akan prestasi timnya hari ini.Saat bermain dengan 10 orang, Beenhakker secara mengejutkan memasukkan penyerang Cornell Glen di menit 63, menggantikan striker lain Collin Samuel -- bukannya menambah pemain bertahan."Jika seorang bek dikartu merah, setiap orang pasti berpikir Anda akan memasukkan bek lainnya. Luar biasa (strategi) ini berjalan dengan baik," tukasnya.Foto: Ekspresi Leo Beenhakker saat menyaksikan timnya bertarung melawan Swedia. (AFP/Patrik Stollarz) (a2s/)











































