Hiddink Kesal Australia Dicap Kotor
Senin, 12 Jun 2006 00:44 WIB
Jakarta - Genderang perang Australia versus Jepang telah dimulai setelah Guus Hiddink menyerang balik pernyataan presiden Asosiasi Sepakbola Jepang Saburo Kawabuchi yang menuding timnya kotor.Kawaguchi menyebut The Socceroos "kelewat batas" karena para pemainnya terlalu sering melakukan tekel yang kotor dan gemar mengincar engkel pemain lawan. Tudingan itu diarahkan Kawaguchi dari hasil ujicoba Australia melawan Belanda minggu lalu, di mana Luke Wilkshire dikartu merah karena dengan brutal menekel Giovanni van Bronckhorst. Tiga pemain Belanda itu sempat memperoleh perawatan gara-gara diterjang pasukan Hiddink. Hiddink memang telah memperingatkan anak-anak buahnya untuk menjaga kelakuannya, tapi ia menolak klaim Kawabuchi bahwa timnya bermain di luar aturan."Memalukan. Partai melawan Belanda sangat fair," tukas Hiddink. "Saya sangat merah jika orang menyangka demikian. Kami tim yang bagus, yang siap bertarung. Menurutku setiap tim harus berjuang.""Orang-orang yang membuat komentar seperti itu sedang mencoba menciptakan atmosfer yang... saya rasa tidak adil. Itu bukan sikap seorang olahragawan, tidak bertanggung jawab."Tudingan Australia tim yang "jorok" juga ditekankan kapten Mark Viduka. "Kami ini orang-orang yang kompetitif, ingin menang dan takkan meniadakan tekel. Tapi kami pun tak pernah bermaksud melukai orang lain."Australia dan Jepang akan bertarung hari Senin (12/6/2006) malam di Kaiserslautern, mengawali pertandingan di Grup F, yang juga ditempati Brasil dan Kroasia.Foto: Hiddink dan dua pemainnya, Craig Moore (tengah) dan Yony Popovic. Australia bukan tim kotor. (AFP/Torsten Blackwood) (a2s/)











































