Jepang Sambut Cuaca Panas

Jepang Sambut Cuaca Panas

- Sepakbola
Senin, 12 Jun 2006 15:02 WIB
Jepang Sambut Cuaca Panas
Kaiserslautern - Tak seperti Inggris dan Belanda yang 'komplain' soal cuaca panas, tim Matahari Terbit justru menyambut hangat makin naiknya suhu di Jerman.Cuaca sangat berpengaruh pada performa tim. Jika seminggu sebelum Piala Dunia dimulai para pemain khususnya dari Afrika mengaku kedinginan. Kini yang dikeluhkan pemain adalah mulai tingginya suhu udara di Jerman.Keluhan sudah dilontarkan dari pemain, seperti David Beckham dan Arjen Robben. Keduanya mengaku kepanasan saat bertanding, alhasil performa mereka tak maksimal.Namun ada juga yang menyatakan cuaca panas adalah sebuah keberuntungan. Hal itulah yang diungkapkan tim juara Asia, Jepang yang merasa suhu panas merupakan faktor menguntungkan ketika menghadapi Australia, Senin (12/6/2006) di Kaiserslautern."Saat Piala Asia, suhu udaranya jauh lebih panas," ujar Zico, pelatih Jepang asal Brasil.Saat Piala Asia, pertandingan digelar saat musim panas 2004 di Cina memang lebih panas, mencapai 30 derajat celcius dengan kelembaban mencapai 90 persen. Di Jerman sendiri suhu baru mencapai 30 derajat celcius selama akhir pekan ini dan diperkirakan akan tetap sama saat Jepang berhadapan dengan Australia.Dengan kata lain, Jepang sama sekali tak pusing mengenai panasnya udara. Itulah yang diyakini kapten tim Tsuneyasu Miyamoto. "Saya tidak melihat adanya masalah akibat panasnya suhu udara karena kami memiliki stamina yang kuat," ujar Miyamoto. "Kami juga tidak mengalami masalah jika suhu udara tidak panas," tambah striker Jepang Naohiro Takahara yang menyarangkan dua gol pada pertandingan pemanasan yang berakhir imbang 2-2 dengan Jerman dua pekan lalu.Foto: Nakata dan Zico tampak enjoy di sesi latihan yang bercuaca panas (AFP/Toshifumi Kitamura) (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads