Paspor Palsu, Cafu Terancam Dipenjara

Paspor Palsu, Cafu Terancam Dipenjara

- Sepakbola
Selasa, 13 Jun 2006 11:04 WIB
Paspor Palsu, Cafu Terancam Dipenjara
Jakarta - Konsentrasi bek kanan yang juga kapten tim Brazil Cafu tampaknya akan terganggu dalam laga pertamanya melawan Kroasia. Pasalnya dia terancam dihukum penjara selama 9 bulan karena paspor uni eropanya diduga palsu.Sebuah sumber di Departemen Kehakiman seperti dikutip AFP Selasa (13/6/06), menyatakan dokumen yang diajukan Cafu tentang asal-usul nenek moyangnya yang berasal dari Italia diduga palsu.Cafu sendiri enggan mengomentari kasusnya ini. "Saya belum bisa mengatakan apa-apa karena belum ada pejabat resmi yang memberitahukan kepada saya," ujarnya usai berlatih bersama tim Brazil di Berlin.Cafu mengaku tahu kasus ini ketika saudaranya memberi tahu melalui telepon."Saya tidak mengerti kenapa kasus ini muncul disaat seperti ini. Untuk saat ini saya tidak akan memikirkannya dulu. Nanti setelah Piala Dunia," jelas pemain yang membela AC Milan ini.Sementara itu pelatih Brazil Carlos Alberto Parreira mengatakan berita ini sebagai upaya untuk menggangu persiapan timnya. "Ini merupakan upaya mengganggu konsentrasi tim kami. Tapi ini tidak akan berpengaruh. Saya sudah berbicara dengan Cafu dan dia tampak santai mengahadapi ini," tukas Parreira.Seperti diketahui, pemain-pemain non Uni Eropa yang bermain di liga-liga Eropa banyak yang mempunyai kewarganegaraan ganda. Mereka bisa mendapatkan paspor Uni Eropa bila bisa menunjukkan asal-usul keturunan atau hubungan darah keluarganya yang berasal dari salah satu negara Uni Eropa.Paspor Uni Eropa dibutuhkan para pemain tersebut karena ada batasan jumlah pemain non Uni Eropa yang bisa membela suatu klub. Selain itu, klub-klub besar lebih senang menggunakan pemain yang memiliki paspor Uni Eropa. Jika tuduhan itu terbukti, tidak hanya Cafu yang terancam dipenjara. Presiden Roma Franco Sensi yang menjadi klub Cafu pada musim 1998-1999 ketika kasus ini terjadi juga terancam dipenjara selama 10 bulan. Foto: Cafu terancam dipenjara usai piala dunia (AP) (bal/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads