Xavi Sang Konduktor
Rabu, 14 Jun 2006 23:32 WIB
Leipzig - Tidak perlu mencetak gol untuk menjadi Man of the Match. Seperti yang diperoleh Xavi saat Spanyol menghajar Ukraina 4-0 pada partai perdana Grup H. Xavi bukan salah satu pencetak gol pada pertandingan yang dilangsungkan di Zentralstadion, Berlin, Rabu (14/6/2006) itu. Adapun gol-gol Spanyol dicetak oleh Xabi Alonso, David Villa (2) dan Fernando Torres. Namun gol-gol tersebut tidak akan terjadi tanpa dukungan lini tengah yang solid. Dan dari tiga pemain tengah yang dipasang Luis Aragones yakni Xavi, Alonso dan Marcos Senna, yang pertama disebut tampil paling menonjol. Larinya cepat, daya jelajahnya luas, dan kontribusinya buat lini belakang juga baik. Intinya, pemain yang memulai debutnya di timnas tahun 2000 itu komplet mendukung permainan Spanyol. "Spanyol bermain seperti sebuah orkestra yang bagus. Dan Xavi adalah pimpinan dari orkestra tersebut. Dialah sang konduktor permainan," ujar anggota Technical Study Group FIFA, Andy Roxburg. Sebagai nilai plus lainnya, gelandang Barcelona ini juga memberikan sebuah assist yang membuahkan gol pertama Spanyol yang dicetak oleh Alonso. Faktor ini yang membuatnya unggul dibandingkan kandidat-kandidat lainnya. "Dia merupakan kunci dari lini tengah Spanyol. Dan dia juga terlibat dalam terciptanya gol pertama lewat tendangan penjuru," demikian Roxburg. Foto: Xavi (tampak belakang) dan Luis Garcia (kanan) merayakan gol pertama Spanyol yang dicetak oleh Xabi Alonso (tidak kelihatan dalam gambar). Spanyol menang 4-0 atas Ukraina (AFP/Odd Andersen) (mel/)











































