Gajah Ngamuk Incar Jantung Singa

Preview Belanda vs Pantai Gading

Gajah Ngamuk Incar Jantung Singa

- Sepakbola
Jumat, 16 Jun 2006 15:13 WIB
Gajah Ngamuk Incar Jantung Singa
Den Haag - Drogba cs perlu menang, agar tidak tersepak kembali ke Afrika. Itu artinya mereka harus ofensif. Celakanya, pertarungan terbuka seperti itu amat disukai Belanda.Siapkan kopi dan teh terbaik, supaya anda tidak bablas menikmati duel antara Singa Oranje kontra Gajah Hitam malam ini. Ini bakal menjadi duel supermenarik. Bukan hanya karena keunggulan teknik kedua pihak, nama-nama besar dan keeksotisan mereka, melainkan karena ini adalah 'a survival duel', pertarungan hidup mati. Orang Bali bilang, ini adalah perang puputan.'Tim Gajah' Pantai Gading, setelah digebuk Argentina (1-2), tidak punya pilihan lain kecuali meremukkan Singa Oranje. Kalah berarti pulang ke belantara Afrika. Ciao Piala Dunia. Bagi mereka ini adalah partai final. Pilihannya cuma satu: belit Singa Oranje dengan belalai sampai tak berkutik, bila perlu ombang-ambingkan dan banting ke tanah. Klimaksnya tikam dengan gading. Satu kali, dua kali, jika bisa bahkan lebih dari itu.Misi mematikan itu ada di ujung tajam dua gading andalan mereka, Drogba dan Dindane. Ditopang badan lini tengah yang perkasa seperti Y.Toure, Akale, Zokora dan Fae, amukan 'gajah terpojok' ini bakal merepotkan Singa Oranje. Apalagi bek sayap Eboue dan Boka rajin merangsek dengan kecepatan setan. Sementara palang pintu Kolo Toure dan Meite juga dikenal sangar dan kekar, sekekar dua kaki belakang gajah yang tak tergoyahkan.Tapi celakanya, bertarung menyerang ala gajah ngamuk ini justru sangat disukai Singa Oranje. Begitu Drogba dkk bergerak menyerang dan lini tengah merangsek memberi back-up, itu artinya mereka membuka ruang bagi Van Nistelrooy cs. Mereka akan memanfaatkan celah itu seperti singa-singa lapar mencium bau darah. Serangan cepat dan efektif khas totaal voetbal bisa merobek perut gajah bagian belakang, lalu dilumpuhkan. Dunia menjadi saksi, bahwa saat ini Tuhan memberi karunia Singa Oranje dengan dua cakar paling berbahaya sejagad: Robben dan Van Persie. Jika dua cakar ini mengayun dan meliuk-liuk, hampir tidak ada mahluk manapun yang bisa menyetopnya kecuali dengan kekerasan.Untungnya, FIFA semakin memperketat peraturannya dengan menyatakan mereka sebagai mahluk-mahluk langka yang perlu dilindungi. Begitu mereka mendapat bola dan lolos dari lini terakhir, maka statusnya menjadi haram dijamah, haram dicengkeram, haram dijatuhkan, dan sejenisnya. Bahkan sekedar menjamah kolornya pun tidak boleh. Hukumannya langsung kartu merah. Reservasi seperti itu menguntungkan Singa Oranje yang bertabiat menyerang, sekaligus penonton, karena pertarungan menjadi lebih atraktif dan sedap ditonton. Pertarungan akan semakin 'berdarah-darah', jika Van Nistelrooy bisa meledak malam ini. Mengaum dan melumatkan bagian mematikan. Sejauh ini taringnya masih tertutup rapat. Bisa saja momentumnya akan terbuka malam ini. Sementara 'bagian paha' Singa Oranje tetap rawan dari sobekan Drogba, Dindane atau Kone. Kerawanan lainnya, Gajah Hitam cukup tahu gaya bertarung Singa Oranje berkat dua spionnya: Arouna Kone yang merumput di PSV dan Bonaventura Kalou, yang pernah cukup lama ngandang di Feyenoord. Adiknya, Salomon Kalou juga menjadi bintang Feyenoord, kini sudah terjual ke Chelsea. Jika mereka menemukan taktik jitu yang bisa melumpuhkan Sneijder (posisi 6 menurut terminologi baku di Belanda, nomor punggung Sneijder 20), maka keganasan Singa Oranje sudah cukup terjinakkan. Sneijder adalah jantung penyuplai darah dan adrenaline ke dua cakar dan kepala singa: Robben, Van Persie dan Van Nistelrooy. Atau menyetop vis a vis Robben dan Van Persie, namun ini tidak cukup hanya dengan satu orang. Konsekuensinya, jika dua orang maju untuk menjaring Robben atau Van Persie, maka dia sama saja meninggalkan posnya. Dan itu bisa menjadi lubang mematikan, sebab amukan Singa Oranje bisa datang dari segala arah.Pendek kata ini partai menarik. Anda merugi kalau melewatkan duel Gajah Hitam kontra Singa Oranje malam nanti.Perkiraan Susunan PemainBelanda: (kiper) Van der Sar, (belakang) Van Bronckhorst, Mathijsen, Ooijer, Heitinga, (tengah) Cocu, Sneijder, Van Bommel, (depan) Robben, Van Nistelrooy, Van PersiePantai Gading: (kiper) Tizie, (belakang) Boka, Meite, K.Toure, Eboue, (tengah) Akale, Y.Toure, Zokora, Fae, (depan) Drogba, Dindane Foto: Striker Pantai Gading Didier Drogba siap merobek gawang Belanda (AFP/John Macdougall). (es/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads