Kolom
Lolos Tapi Ragu
Jumat, 16 Jun 2006 19:54 WIB
London - Kemenangan Inggris 2-0 atas Trinidad dan Tobago disambut gembira publik sepakbola Inggris. Kemenangan itu sekaligus memastikan Inggris lolos dari babak grup.London yang sepi ketika pertandingan berlangsung, seperti mendadak jadi ramai kembali. Laki-laki dan perempuan dengan seragam Inggris, baik kaos berwarna merah dan putih, memenuhi jalan, hilir keluar dari ribuan pub yang memasang televisi layar lebar menyiarkan pertandingan. Banyak diantara mereka berjalan sedikit sempoyongan. Kemungkinan bukan karena ekstase setelah Inggris menang tetapi lebih karena kebanyakan minum bir. Mereka belum bernyanyi atau berteriak-teriak kegirangan karena lawannya cuma Trinidad dan Tobago, juga kemenangan itu hanya memastikan lolosnya Inggris ke babak berikutnya. Padahal publik sepakbola Inggris selalu menganggap mereka layak masuk final. Jadi ini belum pencapaian yang luar biasa.Tetapi ketika kegembiraan mulai surut, publik sepakbola Inggris pagi ini bangun dengan kepala sedikit pusing karena kebanyakan alkohol dan sebuah pertanyaan besar menggantung: cukup bermutukah permainan Inggris untuk memenuhi harapan memenangkan Piala Dunia?Ketika akal sehat mulai bekerja dan mulai berhitung dengan berbagai kemungkinan, mereka mulai ragu apakah Inggris akan benar-benar bisa memenuhi harapan. Lontaran kekesalan berdasar dua penampilan Inggris di Piala Dunia kali ini mulai menghiasi media massa di Inggris.Inggris dianggap tidak mempunyai kreativitas, Sven Goran Eriksson tidak mempunyai strategi, serangan melempem. Padahal kalau dilihat dari kualitas pemain, Inggris diakui kaya dengan pemain kelas dunia. Melawan Trinidad dan Tobago yang rata-rata pemainnya bermain di divisi satu dan dua Inggris dan Skotlandia, Inggris kesulitan. Ada yang salah dengan tim Inggris, teriak penggemar publik Inggris. Sayangnya tak ada satupun yang bisa menunjukkan salahnya.Satu-satunya harapan publik Inggris kembali ke pundak pemain berusia 20 tahun, Wayne Rooney. Permainannya memang belum pulih sepenuhnya. Tetapi setiap orang bisa melihat ketika Rooney masuk para pemain Inggris sepertinya terangkat semangat mereka. Tiba-tiba serangan Inggris menjadi lebih bertenaga dan lawan tampak lebih khawatir.Publik Inggris benar-benar berharap Rooney akan membawa impian mereka. Hanya saja kalau dibandingkan dengan penampilan Argentina, Spanyol, Italia dan Jerman ketika melawan Polandia, publik sepakbola Inggris hanya bisa berkata: masih jauh. Keraguan jelas nampak dari pernyataan mereka. (mel/)











































