Troussier : Jepang Kurang Individualis
Jumat, 16 Jun 2006 21:15 WIB
Tokyo - Philippe Troussier punya masukan buat tim Jepang. Menurut pelatih asal Prancis itu, walau punya koordinasi permainan baik Nakata cs masih punya satu kekurangan. Apa?Secara kerjasama tim, Jepang -- yangt kalah 1-3 dari Australia pada pertandingan pertama -- dinilai Troussier sudah cukup baik. Namun yang kurang dari pasukan Samurai Biru itu adalah justru individualisme pemainnya.Mantan pelatih jepang di Piala Dunia 2006 itu menilai suasana tim Jepang-lah yang membuat banyak pemainnya sulit memelihara skil individu mereka."Bisa dibilang kalau suasana di tim Jepang sangat terorganisir rapi. Dan itu membuat seorang pemimpin tak mudah untuk menonjol. Setiap keputusan selalu dikompromikan, itu sangat mengubur peluang lahirnya individualitas yang juga dibutuhkan di sepakbola," ujar Troussier seperti diberitakan AFP, Jumat (16/6/2006). Eks pelatih Pantai Gading, Nigeria dan Afrika Selatan itu menekankan kalau Jepang butuh pemain yang mampu bersikap individualis ditengah lapangan. Di sebutnya itu akan membantu jepang memecah kebuntuan tim"Kemampuan untuk menusuk ke depan sambil membawa bola dan mendribel melewati lima pemain lalu melesakkannya ke dalam gawan, saat ini Jepang tak memiliki pemain yang bisa melakukan aksi individu tersebut," tambah Troussier.Foto: Hidetoshi Nakata, tim Jepang dinilai kurang individualis (AFP/Toshifumi Kitamura). (din/)











































