Belanda Kalah Untuk Menang?
Senin, 19 Jun 2006 14:18 WIB
Freiburg - Menjelang menghadapi Argentina pelatih Belanda Marco van Basten memutuskan untuk mengistirahatkan 6 pemainnya. Strategi mengalah untuk menang?Menyadari enam pemainnya, lima di antaranya adalah pemain inti terkena kartu kuning, van Basten mengisyaratkan akan menurunkan tim lapis kedua dalam partai penentuan juara grup menghadapi Argentina di Frankfurt, Rabu (21/6/2006).Keenam pemain yang mendapat kartu kuning itu adalah Giovanni van Bronckhorst, John Heitinga, Arjen Robben, Joris Mathijsen, Mark van Bommel, dan Khalid Boulahrouz. Jika mereka tetap diturunkan dan kembali mendapat kartu kuning pada saat bertanding melawan Hernan Crespo dkk, otomatis mereka tak dapat turun di babak perdelapanfinal. "Kami tidak akan mengambil risiko untuk babak 16 besar," ujar van Basten seperti dikutip situs resmi Piala Dunia, Senin (19/6/2006).Dengan mengistirahatkan para pemain kunci itu, terkesan Van Basten akan mengalah. Tapi hal ini disangkal oleh mantan striker terbaik Belanda di dekade 80an itu. "Tidak, kami tetap akan bermain untuk memenangkan pertandingan," tegas van Basten. Tentunya akan menjadi kebanggaan bagi kami tampil sebagai juara grup dengan mengalahkan Argentina. Pasukan Jose Pekerman adalah salah satu tim favorit juara di PD 2006 ini," tegas van Basten. Ia juga membantah apabila strateginya itu dipandang sebagai taktik untuk memilih lawan di babak 16 besar. Dengan kepastian lolos ke babak 16 besar, calon lawan bagi Belanda dan Argentina adalah juara dan runner-up Grup D. Sampai sejauh ini, tampaknya dua terbaik dari Grup D akan ditempati Portugal dan Meksiko. Sepanjang catatan resmi, Belanda dan Argentina telah bertemu lima kali. Belanda unggul dengan tiga kali menang dan hanya sekali kalah. Satu-satunya kekalahan itu diderita saat kedua tim bertanding di babak final PD 1978 di Argentina.Foto: Marco van Basten (AFP) (erk/)











































