Lawan AS
Ghana Tanpa Dua Pemain Kunci
Selasa, 20 Jun 2006 09:40 WIB
Wuerzburg - Ghana gagal memenangkan banding atas kartu kuning Asamoah Gyan. Pencetak satu gol Ghana melawan Republik Ceko itu tetap absen dalam partai terakhir Grup E bersama Sulley Muntari. Gyan mendapatkan kartu kuning kedua di turnamen ini karena terlalu cepat saat mengeksekusi tendangan penalti Ghana di babak kedua pertandingan melawan Ceko beberapa hari lalu.Seusai pertandingan yang dimenangkan oleh Ghana 2-0 itu asosiasi mengajukan banding atas keputusan itu atas pertimbangan kemanusiaan. Menurut keterangan Gyan dirinya sudah mendengar peluit wasit sebelum menendang. Keterangannya diperkuat kiper Ceko Petr Cech, yang pada saat itu juga sempat membantu Gyan agar tidak dikartu kuning dengan mengatakan bahwa dirinya juga mendengar bunyi peluit -- yang ternyata datang dari penonton. Tetapi wasit bergeming dan mengeluarkan kartu kuningnya."Kami memohon (banding) atas dasar kasihan tapi dasar seperti itu rupanya tidak didukung oleh hukum," kata juru bicara Asosiasi Sepakbola Ghana, Randy Abbey seperti dilansir BBC, Selasa (20/6/2006).Dengan penolakan FIFA maka Gyan tetap absen di partai krusial melawan AS, Kamis (22/6/2006). Nasib Ghana makin miris mengingat pemain kunci lainnya yakni Sulley Muntari juga absen karena akumulasi kartu.The Black Stars -- julukan Ghana -- masih berpeluang lolos ke babak kedua karena sekarang berkutat di peringkat tiga klasemen Grup E, namun hanya berselisih satu angka dari pemuncak klasemen Italia. Foto: Ekspresi memelas Gyan setelah menerima kartu kuning dari wasit Horacio Elizondo (AFP) (mel/)











































