Jelang Ghana vs AS
Demi Nama Afrika
Kamis, 22 Jun 2006 08:50 WIB
Nuremberg - Tunisia mungkin masih bisa saja melaju ke babak perdelapanfinal, namun wakil Afrika yang lebih berpeluang ke babak itu adalah Ghana. Demi nama Afrika, Ghana pun siap tampil habis-habisan.Pertarungan di di Frankenstadion, Nuremberg, Kamis (22/6/2006) malam nanti adalah pertaruhan hidup dan mati di lapangan. Inilah yang dirasakan Michael Essien dkk saat menghadapi tim Amerika Serikat. Perasaan itu memang pantas dirasakan Ghana. Soalnya pertandingan ini cukup vital mengingat mereka bersaing ketat dengan Republik Ceko yang sama-sama mengemas nilai 3 di klasemen Grup E. Sedangkan Italia memimpin dengan nila 4 poin.Saking vital dan berharganya pertandingan tersebut, kapten Ghana, Stephen Appiah dan rekan-rekan setimnya telah memupuk tekad baja untuk dapat mengalahkan Claudio Reyna dkk. "Kalau perlu kami siap dan rela mati di lapangan demi nama baik negara," tegas Appiah seperti dilansir situs resmi Piala Dunia. "Seluruh bangsa Afrika saat ini berharap kami mampu melakukan usaha luar biasa dengan melangkah maju ke putaran kedua. Itulah sebabnya kami berada di sini, membuat bangga bangsa kami dan Afrika. Kami akan tunjukkan kepada dunia, inilah tim Ghana," tambahnya.Kendati begitu, beban yang dirasakan mantan gelandang Juventus itu tak membuatnya gugup. "Jujur, kami tidak merasakan tekanan berlebihan. Seperti biasa, kami rileks dan siap bertanding dengan tim mana saja."Menanggapi soal AS yang menjadi lawannya, Appiah memprediksikan pasti akan sulit. "Bakal tak mudah. Tapi, saya pikir kami mampu menjadi pemenang. Segala sesuatunya masih memungkinkan untuk kami capai. Kami sadar pengalaman kami kurang, tapi kami masih punya kualitas tim yang bagus," tandas Appiah.Di klasemen Grup E, Ghana mengalami kekalahan 0-2 dari Italia namun bisa memperbaiki performa dengan menekuk Republik Ceko dengan skor 2-0.Foto: Kapten Ghana, Stephen Appiah (AFP) (erk/)











































