Domenech: Aku Belum Gagal
Kamis, 22 Jun 2006 17:55 WIB
Jakarta - Sindiran dan kritikan terus dialamatkan kepada Prancis dari hasil dua pertandingan pertamanya. Namun pelatih Raymond Domenech meminta dirinya jangan dinilai gagal dulu kalau memang belum gagal.Prancis memang masih berpeluang lolos dari Grup G. Hanya dengan kemenangan dengan selisih dua gol atas Togo, Jumat (23/6/2006) malam WIB, maka Les Bleus masuk babak 16 besar.Masalahnya, meskipun tidak kalah dari pertandingan melawan Swiss dan Korea, namun penampilan Zinedine Zidane dkk jauh dari ekspektasi orang. Permainan Prancis cenderung membosankan, mereka juga baru menghasilkan satu gol via Thierry Henry.Tak pelak Domenech terus dihujani kritik lebih-lebih dari pers negerinya. Salah satu kebijakannya yang aneh adalah menarik Zidane menjelang injury time melawan Korea dan menggantinya dengan David Trezeguet.Pergantian tersebut dinilai sangat terlambat dan sia-sia. Zidane pun turun moralnya. Sewaktu meninggalkan lapangan ia sama sekali tidak menoleh pada Domenech, sementara Trezeguet, yang menyadari takkan mungkin berbuat apa-apa, hanya tertawa ketika harus mengenakan ban kapten yang diserahkan Zidane.Akan tetapi Domenech tak pernah mengakui kesalahannya. Ia berdalih pada kepemimpinan wasit yang buruk saat melawan Swiss, dan menunjuk Korea sebagai faktor penyebab timnya urung meraih kemenangan -- bukan karena salah taktik.Domenech tampaknya belum merasa gagal -- karena mungkin memang belum gagal. Prancis toh belum masuk kotak. Tapi pria 54 tahun berambut abu-abu ini dipastikan bakal "habis" jika Prancis mengulang nasibnya empat tahun lalu: tidak lolos dari penyisihan grup."Anda takkan pernah punya pembelaan jika Anda gagal lolos. Tapi sebelum Anda memvonis kami, tunggulah sampai kami memang melakukan sebuah kejahatan," demikian tukas Domenech dilansir AFP.Mengenai insiden ngeloyor-nya Zidane sehingga hubungan keduanya diisukan retak, ia menjawab: "Itu spekulasi semata. Aku sering membaca berita soal ini selama dua tahun. Aku tak peduli."Domenech melatih Prancis sejak tim Ayam Jantan ini terlempar di babak perempatfinal Euro 2004. Satu-satunya titel yang pernah dimenangi Domenech sebagai pelatih adalah juara divisi dua Liga Prancis bersama Olympique Lyon, yang itupun sudah berumur 20 tahun lebih. (a2s/)











































