Arena Kecewa Wasit
Jumat, 23 Jun 2006 00:37 WIB
Nuremberg - Pelatih Amerika Bruce Arena mengaku sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit asal Jerman Markus Merk. Amerika Serikat dinilainya tidak layak menerima kekalahan 1-2 atas Ghana yang membuat mereka tersingkir dari Piala Dunia Jerman 2006."Saya sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit," cetus Arena seperti dilansir Reuters, Kamis (23/6/06).Selama pertandingan banyak keputusan wasit yang menurut Arena merugikan AS. Puncaknya adalah keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti kepada Ghana di penghujung babak pertama. Ia mengatakan, apa yang dilakukan bek Oguchi Onyewu tidak seharusnya menyebabkan penalti. "Keputusan itu merugikan kami," keluhnya. Hadiah penalti itu membuat Ghana unggul 2-1 dan kemudian tampil sebagai pemenang. Bahkan jika tidak memikirkan perjuangan anak asuhnya, Arena berniat meninggalkan lapangan pertandingan sejak babak pertama. Namun dia mengurungkan niatnya itu. "Saya hampir saja tidak mau berada di lapangan pada babak kedua," ujarnya.Selain hadiah penalti, Arena mempertanyakan proses terjadinya gol pertama. Keputusan wasit yang tidak memberikan pelanggaran ketika pemain Ghana merebut bola dari kaki kapten AS Claudio Reyna menurutnya merupakan sebuah kesalahan.Di babak kedua Reyna tidak dapat melanjutkan permainan setelah mengalami cedera kaki. Kekalahan ini membuat harapan Arena untuk mengulangi hasil di Korea-Jepang empat tahun lalu -- lolos sampai perempatfinal -- kandas.Dalam tiga pertandingan penyisihan di grup E AS dikalahkan 0-3 oleh Ceko, bermain imbang 1-1 dengan Italia dan kalah 1-2 dari Ghana. Dengan poin satu AS berada di posisi juru kunci klasemen grup. Foto: Bruce Arena kecewa berat dengan kepemimpinan wasit (AFP/Timothy A Clary). (bal/)











































