Misi Nedved Tak (Pernah) Tuntas
Jumat, 23 Jun 2006 03:37 WIB
Jakarta - Bersama klub-klub yang dibelanya Pavel Nedved selalu mencatatkan sukses. Sayang, bersama Republik Ceko ia tak mampu menuntaskan misi yang disandarkan padanya.Total sudah lebih dari 14 gelar didapat Nedved bersama berbagai klub yang sempat dibelanya. Dengan Sparta Praha empat gelar juara Ceko bisa diraih. Setelah pindah ke Italia bersama Lazio kebiasaannya menyumbang gelar tak berubah dengan mempersembahkan tujuh tropi, pun bersama Juventus yang diberinya tiga scudetto.Ironisnya keberhasilan di level klub itu tidak berlanjut bersama timnas Republik Ceko. kegagalan demi kegagalan justru terus diraih pemain yang punya tendangan jarak jauh nan maut itu.Kekalahan 1-2 atas Italia di laga terakhir grup E, Kamis (22/6/2006), kembali memupus harapan Ceko untuk berbicara banyak. Hanya meraih satu kemenangan atas Amerika serikat, negara Eropa tengah itu harus puas hanya duduk di posisi tiga klasemen dengan nilai tiga.Nedved mungkin menjadi orang yang paling kecewa dengan hasil ini. Bagaimana tidak, inilah untuk kesekian kalinya gelandang Juventus itu gagal memberikan yang terbaik buat negaranya setelah beberapa kesempatan yang hanya berstatus hampir.Tahun 1996 menjadi awal rentetan kegagalan Nedved. Republik Ceko yang langsung menunjukkan kemapanannya di sepakbola hanya tiga tahun setelah mereka resmi berdiri membuat kejutan dengan lolos ke babak final.Namun apa mau dikata, keberhasilan menyingkirkan Portugal dan Prancis di perempatfinal dan semifinal tak berlanjut di final. Inilah kegagalan pertama Nedved saat ditundukkan Jerman 1-2 di final Piala Eropa 1996.Piala Eropa 2004 juga menyisakan penyesalan mendalam pada diri pria kelahiran Cheb, 8 Agustus 1972 itu. Cedera yang didapatnya di babak semifinal saat menghadapi Yunani banyak disebut orang sebagai sebab utama tersingkirnya Ceko. Di pertandingan tersebut Ceko akhirnya harus takluk dengan skor tipis 0-1 di masa perpanjangan waktu.Demi Republik Ceko Nedved sebenarnya sudah melakukan segalanya, termasuk menarik kembali keinginannya untuk pensiun pasca Piala Eropa 2004 lalu. Comeback-nya bersama Ceko memang berujung dengan lolosnya tim besutan Karel Bruckner ke Piala Dunia.Tapi lagi-lagi harapan besar sekitar 10 juta warga Ceko untuk melihat negaranya berprestasi di Jerman sudah harus pupus. Baru di babak fase grup langkah Ceko sudah harus terhenti.Dengan usia yang hampir 34 tahun dan sempat memutuskan untuk pensiun, bisa dipastikan takkan kembali berlaga bersama Ceko di sebuah turnamen besar -- yang terdekat adalah Piala Eropa 2008 -- dan mempersembahkan sebuah tropi juara. "Saya hampir berusia 34 tahun dan sangat sulit bagi saya untuk terus bermain dalam tingkatan seperti ini karena membutuhkan banyak energi. Tapi saya bahagia bisa berguna (bagi Ceko) dan saya akan membantu sampai saya bisa, mengingat karir saya sudah akan berakhir. Dan akhir itu akan datang sebentar lagi, kecuali saya bisa membantu negara ini kali ini (Piala Dunia)," sahut Nedved beberapa pekan lalu.Foto: Pavel Nedved, tak satupun misinya bersama Republik Ceko bisa selseai dengan sempurna (AFP). (din/)











































