Totti Dicerca, Totti Dibela
Sabtu, 24 Jun 2006 23:09 WIB
Duisburg - Akibat penampilannya di tiga laga awal Italia yang jauh dari memuaskan, Francesco Totti dicerca media Italia. Tapi tidak oleh skuad Azzurri yang masih yakin pada pemilik nomor 10 itu.Setelah sempat absen tiga bulan lantaran cedera Totti memang belum lagi menunjukkan performa terbaiknya. Marcello Lippi selalu memasangnya dalam starting IX Italia di tiga pertandingan fase grup, namun performa Pangeran Roma itu jauh dari memuaskan.Tak urung hal ini mengundang kritikan tajam dari media Italia. Selain mempertanyakan keputusan Lippi yang terus memainkannya sebagai pemain utama, media Italia juga mulai memunculkan keraguan apakah Totti masih akan dipercaya turun saat menghadapi Australia di babak 16 besar.Beberapa skuad Azzurri memang mengakui kalau Totti belum lagi tampil maksimal, namun mereka tetap mengeluarkan pembelaannya pada pemain yang sempat bersinar terang di Piala Eropa 2000 lalu."Totti dalam kondisi baik dan punya hasrat tinggi untuk melalukan yang terbaik. Dia memang tak 100% tapi saat kondisinya hanya 70-80& dia sudah mampu membuat perubahan dalam permainan kami," ujar Simone Perotta seperti dilansir AFP, Sabtu (24/6/2006).Hal senada terlontar dari Alberto Gilardino. Striker AC Milan itu juga membantah kalau beberapa pemain sempat bersebrangan pendapat soal pantaskah Totti diturunkan lagi oleh Lippi."Totti baik-baik saja. Juga tak ada perdebatan soal dia di ruang ganti. Francesco mendapat kepercayaan dari pelatih dan itu bukan beban, dia selalu memberikan yang terbaik. Setiap pemain masih mendukungnya," Gilardino meyakinkan.Di dua turnamen besar terakhir yang diikuti Italia, Totti memang bisa dibilang mengecewakan. Di Piala Dunia 2002 ia dikartu merah wasit saat Italia tersingkir dari Korea Selatan di babak 16 besar. Sementara di Piala Eropa 2004 pemain yang sudah 13 musim berkostum AS Roma itu dihukum larangan tampil di lima laga akibat meludahi gelandang Denmark, Christian Poulsen. Foto: Francesco Totti belum menampilkan performa terbaiknya di Jerman 2006 (AFP/Patrick Hertzog). (din/)











































