Semifinal Baru Sebatas Impian Buat Meksiko

Semifinal Baru Sebatas Impian Buat Meksiko

- Sepakbola
Minggu, 25 Jun 2006 15:54 WIB
Semifinal Baru Sebatas Impian Buat Meksiko
Jakarta - Tadinya pelatih Meksiko Ricardo Lavolpe cukup percaya timnya mampu menembus babak empat besar alias semifinal di Jerman. Apa hendak dikata, Meksiko baru sebatas tim "putaran kedua".Kekalahan 1-2 dari Argentina dinihari tadi, Minggu (25/6/2006), membuat Meksiko untuk keempat kalinya berturut-turut tersingkir dari ajang Piala Dunia di babak 16 besar.Ini berarti, jangankan sampai pada target Lavolpe, menyamai prestasi terbaik mereka saja belum mampu. Dalam sejarah keikutsertaan Meksiko di Piala Dunia, capain terbaik mereka adalah babak perempatfinal di kandang sendiri di tahun 1986.Begitu wasit meniup peluit panjang, bek Mario Mendez pun tertancap di lapangan, berusaha keras untuk tidak menangis. Zinha, gelandang yang kelahiran Brasil, lebih tegar dan masih bisa memberi tepuk tangannya buat fans Meksiko.Sementara Jared Borgetti, yang terus bergelut dengan cedera selama berada di Jerman, tampak kuyu saat meninggalkan lapangan. Wajahnya mendung karena tak satupun gol ia sumbangkan buat timnya pada Piala Dunia yang kemungkinan besar adalah yang terakhir buatnya."Meksiko terhukum oleh satu gol," kata kapten Rafael Marquez, yang di Korea-Jepang 2006 dikartu merah karena menanduk pemain AS Cobi Jones. "Mereka lalu memperoleh gol yang luar biasa yang membuat kami terlempar.""Tak diragukan lagi bahwa hari ini dunia memperhitungkan Meksiko. Anda lihat sendiri, kami bisa mengimbangi Argentina," komentar Lavolpe. Penilaian sang pelatih diiyakan suporter Meksiko, yang tetap saja sebagian besar dari mereka menitikkan airmata karena sedih. "Anda tak bisa menyalahkan Lavolpe dan tim ini. Mereka sudah bermain sangat baik. Anak-anak kami dikalahkan oleh tim yang lebih baik," tutur Ariel Gutierrez, 23, di Meksiko City."Mereka bertarung seperti pahlawan," timpal seorang pekerja konstruksi bernama Juang Chavez. "Tapi Argentina memang musuh yang menawan."Foto: Rafael Marquez melambaikan tangannya kepada fans Meksiko. (AFP/Patrick Stollarz) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads