Jelang Brasil vs Ghana
Tak Ingin Terintimidasi
Selasa, 27 Jun 2006 09:43 WIB
Jakarta - Tidak diperkuat gelandang andalannya Michael Essien, pelatih Ghana Ratomir Dujkovic tetap percaya diri menghadapi Brasil. "Yang peting jangan terintimidasi," ujarnya. Sebagai negara yang telah memenangi Piala Afrika sebanyak empat kali, fakta bahwa Ghana belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia cukuplah mengherankan.Namun di ajang Piala Dunia 2006 tampaknya bintang keberuntungan menyinari tim yang mengaku sebagai Brasil-nya Afrika ini. Ghana sukses melaju ke babak 16 besar dengan tampil sebagai runner up Grup E.Sayang untuk mendapat tiket babak 8 besar, mereka harus tampil tanpa bintang Chelsea, Michael Essien yang terkena akumulasi kartu. Belum lagi lawan mereka adalah Brasil, yang notabene dianggap tim paling kuat di laga akbar ini.Nama-nama besar pemainnya seperti Ronaldo, Ronaldinho dan Kaka sudah terkenal reputasinya di pentas dunia. Menghadapi tim penuh bintang tentu memiliki beban tersendiri bagi Ghana.Tetapi, Dujkovic justru menyatakan pertarungan Selasa (27/6/2006) malam nanti di Dortmund sebagai pengalaman berharga bagi timnya. Dan ia tetap optimis timnya mampu menghempaskan Ronaldo dkk. Menurut Dujkovic, kuncinya adalah jangan sampai timnya terintimidasi oleh reputasi lawan."Saya yakin kami bisa dapat hasil memuaskan meski tanpa Michael Essien. Spirit tim dan kolektivitas penting bagi kami daripada aksi individual. Saya tetap optimis kami bisa mencapai semifinal.""Hal yang terlarang bagi kami adalah terintimidasi oleh kaus kuning (kostum Brasil). Pemainku harus mampu bersikap biasa saja menghadapi idola mereka. Mereka harus mencoba menghentikan idola mereka," tegas Dujkovic. Ghana lolos ke Jerman 2006 setelah menjuarai babak kualifikasi Grup 2 zona Afrika. Mereka menyingkirkan antara lain dua pesaing terberatnya, Republik Demokratik Kongo dan Afrika Selatan.The Black Stars, julukan Ghana, boleh dibilang menemukan momen keberhasilan mereka setelah pelatih Mariano Barreto pergi dan digantikan Dujkovic di akhir 2004. (erk/)











































