RFEF Ingin Pertahankan Aragones
Rabu, 28 Jun 2006 21:49 WIB
Madrid - Kegagalan seorang pelatih tak selalu berakhir dengan pemecatan. Setidaknya itulah yang akan dialami Luis Aragones yang ternyata diminta untuk bertahan menukangi Spanyol.Hampir di luar dugaan banyak orang, Spanyol harus takluk dari Prancis di babak perdelapanfinal. Sangat dominan di fase grup, "Tim Matador" takluk 1-3 dari Les Blues yang penampilannya di babak pertama justru lebih banyak menuai kritik.Namun kegagalan tersebut ternyata tak membuat RFEF (Real Federacion Espanola de Futbol) berencana mencari pelatih baru. Aragones yang sudah menukangi Spanyol sejak 2004 justru diminta bertahan di posisinya."Kami puas dengan apa yang telah dikerjakan Luis dan kami sangat berharap dia akan tetap memimpin tim ini untuk menghadapi Piala Eropa," terang Presiden RFEF Angel Maria Villar pada Marca seperti diberitakan AFP, Rabu (28/6/2006).Soal kekalahan atas Prancis, Villar juga tak melihatnya sebagai sebuah kegagalan. Pelatih 68 tahun itu dinilai berhasil memproduksi pemain muda berbakat. "Dia berhasil merenovasi tim ini, memperkenakan pemain muda dengan antusiasme yang tinggi dan kami ingin ia melanjutkan proyek yang dikerjakannya," tambah Villar.Sayangnya Aragones belum mau memutuskan kemana ia akan melanjutkan karir kepelatihyannya. Walau disebutnya masih akan melatih, namun pria Spanyol itu belum bisa memastikan apakah akan terus menukangi Raul Gonzales cs. "Saya akan melanjutkan melatih, tapi saya tak tahu dimana." Kekalahan atas Prancis adalah kekalahan pertama Spanyol sejak ditukangi Aragones pasca tersingkir si babak pertama Euro 2004. Itu berarti Spanyol tak terkalahkan di 26 laga mereka sepanjang hampir dua tahun. (din/)











































