Babak 8 Besar
Jerman Singkirkan Argentina
Sabtu, 01 Jul 2006 01:05 WIB
Berlin - Jerman melaju ke semifinal setelah menyingkirkan Argentina lewat kemenangan adu penalti 4-2. Adu penalti harus dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit pertandingan. Di semifinal, Tim Panzer akan menghadapi pemenang pertandingan Italia vs Ukraina, yang akan berlangsung pukul 02.00 WIB. Menghadapi Jerman di Olimpiastadion, Berlin, Jumat (30/6/2006), pelatih Argentina, Jose Pekerman melakukan perubahan di lini depan, dengan mencadangkan Javier Saviola. Sebagai ganti dia menduetkan Hernan Crespo dengan Carlos Tevez. Pergantian juga terjadi di lini belakang. Luis Gonzalez, yang baru pulih dari cedera, menggantikan Esteban Cambiasso. Sebaliknya tidak terjadi perubahan di starting eleven timnas Jerman. Lukas Podolski masih berduet dengan Miroslav Klose. Sedangkan lini tengah dipimpin oleh Michael Ballack. Sesuai prediksi pertemuan Jerman vs Argentina berlangsung ketat. Jerman sebagai tuan rumah mencoba mengambil inisiatif serangan. Tapi aliran bola kepada Klose maupun Podolski macet karena ketatnya penjagaan para bek Argentina. Adapun Crespo dan Tevez juga mengalami hal serupa. Padahal lini tengah Argentina sudah berhasil menguasai bola dibandingkan lini tengah Jerman. Meski demikian justru Jerman yang lebih banyak menciptakan peluang. Podolski mengancam lewat tendangan bebas langsung. Tapi arahnya masih tepat ke pelukan kiper Roberto Abondanzieri. Menit 16, Ballack semestinya membuat Jerman unggul. Tapi sundulannya menyambut umpan Bernd Schneider masih melebar. Ketatnya pertahanan kedua tim tergambar dari statistik. Dalam 45 menit pertandingan babak pertama, kedua tim hanya mampu melesakkan satu tendangan ke arah gawang. Setelah bermain 0-0 hingga jeda pertandingan, Argentina akhirnya memecah kebuntuan lewat beknya, Roberto Ayala. Pemain Valencia itu memenangkan duel melawan Miroslav Klose saat menyambut umpan tendangan penjuru Juan Roman Riquelme. Sundulannya pun menaklukkan kiper Jens Lehmann. Setelah gol Ayala, permainan menjadi lebih menarik. Terutama Jerman, mereka memberikan tekanan-tekanan terhadap pertahanan Argentina. Namun Ayala cs masih cukup tangguh. Apalagi 15 menit terakhir Pekerman melakukan perjudian dengan menarik playmaker Juan Roman Riquelme dan menggantinya dengan gelandang bertahan Esteban Cambiasso. Keputusan itu berbuah pahit. Menit ke-80, Klose menyamakan kedudukan untuk Jerman. Gol tersebut berawal dari umpan Ballack ke mulut gawang Argentina. Bola diterima pemain pengganti Tim Borowski, dan dengan sundulan dia mengumpan kepada Klose. Klose, meski dijaga Juan Pablo Sorin, menanduk bola dan dengan mudah menaklukkan kiper pengganti Leo Franco. Itulah gol kelima pemain Werder Bremen itu di Piala Dunia 2006. Pada babak perpanjangan waktu, kedua tim sama-sama saling menyerang. Argentina, yang telah kehilangan Riquelme, beberapa kali melakukan tendangan jarak jauh lewat Fabricio Collocini dan Luiz Gonzalez. Sementara Jerman beberapa kali juga mengancam. Tetapi ketidakhadiran Klose, yang diganti Oliver Neuville menit ke-86, membuat permainan bola atas Jerman kurang menemui sasaran.Pada adu tos-tosan Lehmann akhirnya tampil sebagai pahlawan. Kiper Arsenal itu menyelamatkan tendangan penalti yang dilesakkan Ayala dan Cambiasso. Hanya Julio Cruz dan Maxi Rodriguez yang berhasil menjebol gawangnya. Sebaliknya Franco, yang menggantikan Abbondanzieri yang mengalami cedera di menit 71, tidak mampu menahan satu pun tendangan penalti yang dilesakkan Neuville, Ballack, Podolski dan Borowski. Namun kemenangan Jerman harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami oleh Ballack. Meskipun bermain sampai akhir, bahkan mengambil tendangan penalti, gelandang anyar Chelsea itu terlihat tidak fit karena cedera di pahanya. Sayang kemenangan Jerman agak ternoda oleh kericuhan di akhir pertandingan. Entah apa penyebabnya, para pemain Argentina sempat memburu ofisial tim Jerman, Oliver Bierhoff. Untung kericuhan tersebut tidak membesar. Tim:Jerman: 1-Jens Lehmann; 3-Arne Friedrich, 21-Christoph Metzelder, 17-Per Mertesacker, 16-Philipp Lahm; 19-Bernd Schneider (David Odonkor 62), 8-Torsten Frings, 13-Michael Ballack, 7-Bastian Schweinsteiger (Tim Borowski 74); 20-Lukas Podolski, 11-Miroslav Klose (Oliver Neuville 86)Argentina: 1-Roberto Abbondanzieri (Leonardo Franco 71); 4-Fabricio Coloccini, 2-Roberto Ayala, 6-Gabriel Heinze, 3-Juan Pablo Sorin; 22-Luis Gonzalez, 8-Javier Mascherano, 10-Juan Roman Riquelme (Esteban Cambiasso 72), 18-Maxi Rodriguez; 11-Carlos Tevez, 9-Hernan Crespo (Julio Ricardo Cruz 79) (mel/)











































