Jelang Inggris Vs Portugal
Kesempatan Terbaik Eriksson
Sabtu, 01 Jul 2006 13:15 WIB
Baden-Baden - Pelatih Inggris Sven Goran Eriksson meyakini Piala Jerman 2006 merupakan kesempatan terbaik yang dimiliki Beckham dkk untuk mengulang sejarah 40 tahun lalu di Wembley. "Kami akan berada disini sampai 9 Juli nanti," yakinnya.Menjelang rematch Eriksson vs Scolari di Gelsenkirchen malam nanti, mantan pelatih Lazio itu mengaku sangat percaya timnya kali ini mampu mengalahkan Portugal.Di Piala Dunia 2002 Eriksson dikalahkan Scolari yang waktu itu melatih Brasil di babak perempat final. Kekalahan yang sama terulang di Piala Eropa 2004. Portugal yang dilatih Scolari menyingkirkan Inggris lewat drama adu penalti di babak perempat final.Tapi bagi Eriksson dua kekalahan itu itu tidak membuatnya terpengaruh. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian baginya sebelum meninggalkan Inggris usai Piala Dunia Jerman."Tim kami sangat kuat. Kami punya kualitas untuk terus melangkah. Ini tim terbaik yang pernah saya punya, Apa lagi? Mereka lebih percaya diri, lebih berpengalaman dan sedang dalam usia yang tepat," tegas Eriksson seperti dilansir AFP, Sabtu (1/7/06).Ditambahkan Eriksson yang terkenal selalu tampil dingin dengan sedikit ekspresi, dia tidak merasa perlu mengubah gayanya itu dalam pertandingan melawan Portugal."Jika saya berteriak dan marah-marah di ruang ganti sebelum pertandingan dan istirahat babak pertama, saya tidak percaya itu akan membuat kami bermain lebih baik," ungkapnya.Dia mengatakan apa yang dilakukannya selama ini dianggap sesuai dengan karakter pemain Inggris. "Saya akan tetap konstruktif, mengatakan hal yang tepat, dan menjelaskan apa yang penting. Semoga itu membuat kami bermain lebih baik," kata Eriksson.Menanggapi kritik terhadap penampilan Inggris, Eriksson menyatakan tidak mau ambil pusing dengan penilaian orang-orang."Yang saya tahu saya punya tim yang lebih baik dibandingkan dengan dua dan empat tahun lalu. Saya tidak khawatir dengan kritik. Yang terpenting adalah kemenangan melawan Portugal dan melangkah ke semifinal," tandasnya. (bal/)











































