Parreira: Saya Yang Bersalah
Minggu, 02 Jul 2006 06:10 WIB
Frankfurt - Kekalahan atas Prancis 0-1 menyisakan duka di kubu Brasil. Pelatih Carlos Alberto Parreira buru-buru mengatakan kalau kekalahan itu adalah tanggung jawabnya. Tim "Samba" menelan kekalahan menyesakkan akibat gol tunggal Thierry Henry menit ke-57 pertandingan di FIFA World Stadium Frankfurt, Minggu (2/7/2006).Hasil itu tidak cuma gagal membalaskan dendam Ronaldo cs atas kekalahan di final Piala Dunia 1998. Brasil juga harus kehilangan gelar juaranya.Kekalahan pun sangat disesali oleh pelatih Brasil. Tidak menyalahkan para pemain, Parreira menyalahkan diri sendiri atas kekalahan skuad besutannya. "Saya ingin berterima kasih pada para pemain. Saya tidak melakukan tugas karena karena saya disini untuk membawa tim ke final," ujarnya seperti dilansir Eurosport."Di Brasil, jika tim Anda kalah maka pelatih yang disalahkan. Kondisinya selalu seperti itu jadi saya percaya saya akan mengalami perlakuan yang sama," sahut pelatih yang membawa Brasil ke tangga juara Piala Dunia 1994 itu. Brasil dengan demikian harus memupus ambisinya untuk meraih gelar juara keenam. Yang lebih menyedihkan, dengan tersingkirnya Brasil, Amerika Selatan tidak menyertakan wakil di empat besar. Kemarin Argentina terhenti di babak 8 besar, sementara Ekuador sudah tersingkir di babak 16 besar. Adapun semifinal dikuasai oleh wakil-wakil Eropa. Pada babak itu Jerman akan menghadapi Italia, sementara Portugal ditantang Prancis. "Semestinya ada satu tim Amerika Selatan di semifinal. Ini adalah kondisi yang memalukan buat sepakbola dunia," tukas Parreira. (mel/)











































