Kericuhan di Babak 8 Besar
Pemain Jerman Bebas Dari Hukuman
Senin, 03 Jul 2006 01:02 WIB
Berlin - Kericuhan di akhir pertandingan babak 8 besar antara Jerman melawan Argentina, sejauh ini urung memakan korban pemain Jerman. Namun seorang pemain Argentina terancam hukuman. Kericuhan di akhir adu penalti antara Jerman vs Argentina di Berlin, dipicu oleh sikap kurang simpatik dari gelandang Jerman, Tim Borowski. Setelah melesakkan penalti keempat Jerman ke gawang Leo Franco, Borowski "meledek" para pemain Argentina dengan meletakkan jari di depan bibirnya. Tindakan itu memicu amarah pemain Argentina. Saat penendang terakhir Argentina, Esteban Cambiaso gagal menaklukkan Jens Lehmann, beberapa pemain pun mendatangi Borowski, sementara Fabricio Coloccini menghampiri Oliver Neuville. Setelah itu kondisi menjadi tidak terkendali. Manajer Jerman, Oliver Bierhoff juga sempat terlibat dalam kekacauan yang melibatkan saling pukul dan tendang antar pemain.Kericuhan yang sempat mendapat teguran keras dari Presiden FIFA, Sepp Blatter itu segera diselidiki komite disiplin (komdis) FIFA. Sejauh ini mereka tidak menemukan adanya kesalahan dilakukan oleh pemain Jerman. "Tidak ada pemain Jerman yang akan dikenai sanksi, tetapi penyelidikan lanjutan akan dilakukan terhadap ofisial dari kedua tim," tukas juru bicara FIFA seperti dilansir BBC, Senin (3/7/2006). Tidak memberikan sanksi apapun pada pihak Jerman, FIFA akan memberikan saksi untuk Maxi Rodriguez. Gelandang Argentina ini kedapatan melakukan serangan terhadap Bastian Schweinsteiger.Menurut klaim Borowski, kericuhan tersebut bisa terjadi karena adanya provokasi dari pemain Argentina. Pada saat itu pemain cadangan tim "Tango" yang tidak bermain, Leandro Cufre mendapat kartu merah dari wasit Lubos Michel karena menendang Per Mertesacker. (mel/)











































