Ronaldinho-Parreira 'Diserang' Media
Senin, 03 Jul 2006 04:02 WIB
Frankfurt - Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2006 memunculkan kecaman dari media lokal Brasil. Ronaldinho dan Carlos Alberto Parreira pun dinilai sebagai orang paling bertanggung jawab atas jebloknya prestasi Samba.Brasil gagal total di Piala Dunia ke-18 ini. Di babak perempatfinal, Ronaldinho cs takluk 1-0 dari Prancis dan membuat mereka pulang lebih dini dari rencana awal.Tidak heran kecaman bertubi-tubi langsung menyerang Brasil. Dua media O Globo dan Estado de Sao Paulo, misalnya, pada headline harian mereka, Ronaldinho disebut sebagai pemain paling berpengaruh atas kegagalan Brasil."Ronaldinho adalah kesalahan besar di Piala Dunia," tulis dua harian tersebut seperti dilansir Reuters, Senin (23/7/2006).The Estado menambahkan bahwa Ronaldinho bermain sangat buruk. "Ia tidak melakukan dribel, tidak melakukan tendangan ke gawang, salah melakukan umpan dan tidak memegang tanggung jawab sedikitpun dalam setiap momen," cetak media Brasil ini disalah satu halaman mereka."Gambaran dari partisipasinya di Piala Dunia: Apatetik, birokratik, medioker dan takut untuk mengambil keputusan," lanjut tulisan di harian The Estado.The Folha de Sao Paulo lebih "galak" lagi dalam memberikan kritikan. Kepada Parreira, harian Brasil ini menilai bahwa pelatih Samba ini tidak berniat untuk meraih kemenangan atau membalas kekalahan di tahun 1998. Bahkan media ini menilai penunjukkan Parreira sebagai arsitek Brasil adalah sebuah kesalahan yang amat besar."Untuk seseorang yang telah bergabung bersama tim selama tiga setengah tahun, menangani generasi emas, Carlos Alberto Parreira adalah bencana besar di Piala Dunia kali ini," tulis The Folha de Sao Paulo.Namun tidak semua tulisan bersifat mengecam. Mantan anggota skuad Brasil saat menjadi juara dunia tahun 1970 Tostao yang sekarang menjadi penulis kolom di beberapa media memberikan simpatinya pada skuad Parreira."Begitulah kehidupan, tersusun dari kekalahan dan kemenangan," tulis Tostao. (ian/)











































