Performa Jelek Pemain Terbaik

Performa Jelek Pemain Terbaik

- Sepakbola
Senin, 03 Jul 2006 14:57 WIB
Performa Jelek Pemain Terbaik
Jakarta - Piala Dunia seharusnya menjadi momen yang tepat buat mereka untuk lebih bersinar. Sayang beberapa pemain terbaik justru tampil jelek di Jerman 2006.Mulai dari Ronaldinho sampai Frank Lampard. Ya, mereka yang begitu perkasa bersama klub dan diharapkan bisa menyala terang di Piala Dunia justru meredup kebintangannya.Berstatus pemain terbaik FIFA, peraih Ballon d'Or dan inspirator Barcelona meraih tropi Liga Champions, Ronaldinho menjadi pemain yang paling ditunggu aksinya di Jerman. Sorotan kamera dan kilatan lampu blits menunggu aksinya di laga pertama menghadapi Kroasia.Tapi apa yang diharapkan dari gelandang 26 tahun itu ternyata jauh dari kenyataan di atas lapangan. Tak ada sihir dari kaki si Tonggos, umpan-umpan maut dan tendangan bebas mematikan juga tak kunjung datang hingga akhirnya Brasil tersingkir di tangan Prancis pada babak perempatfinal. Ya, Ronaldinho seperti menjadi gambaran dari "Tim Samba" yang juga tak mampu menemukan ritme permainan terbaiknya di empat laga yang mereka lakoni. Kecewa sudah pasti, eks pemain PSG itupun tinggal meratapi kegagalannya."Ini kesedihan yang sangat besar terutama setelah sebuah periode panjang dimana kami terbiasa memenangkan banyak kompetisi. Saya ingin mengantar Brasil menjadi juara," ujar Ronaldinho seusai kekalahan 0-1 atas Prancis.Nasib serupa dialami midfielder super milik Inggris, Frank Lampard. Berada di belakang Ronaldinho dalam pemilihan pemain terbaik FIFA dan Ballon d'Or ditambah sumbangan 20 gol sepanjang musim lalu untuk Chelsea, Lampard tampil nyaris tanpa daya di Jerman.Bermain selama 480 menit di lima pertandingan The Three Lions, jangankan gol, gelandang The Blues ini malah tak memberikan satupun kontribusi berupa asist pada enam gol yang dibuat Inggris. Untuk lebih memperburuk nasibnya, Lampard malah menjadi salah satu eksekutor penalti Inggris yang tembakannya mampu dihalau kiper Ricardo. Pasukan Sven Goran Eriksson pun pulang setelah takluk 1-3 (0-0).Wayne Rooney juga menjadi salah satu pemain yang masuk dalam kategori di atas. Sangat diharap-harapkan bisa tampil di Piala Dunia setelah mengalami cedera metatarsal, striker Manchester United peraih gelar pemain muda terbaik FIFPro itu malah kembali ke "kodratnya" saat dikartu merah wasit juga dalam laga menghadapi Portugal.Well, siapa pernah menyangka sebelumnya. Zinedine Zidane yang banyak orang mengatakan dirinya sudah habis justru tampil seperti delapan tahun lalu saat mengantar Les Blues menjadi juara dunia untuk kali pertama. Usia tak menghalanginya untuk tetap tampil impresif. Bersama Franck Ribery, Zidane menjadi kartu AS serangan pasukan Raymond Domenech yang kemudian sukses meloloskan Prancis ke semifinal. (din/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads