Tangguhnya Pertahanan Italia
Rabu, 05 Jul 2006 09:51 WIB
Jakarta - Lewat pertarungan yang dramatis melawan tuan rumah Jerman, Italia merebut tiket final Piala Dunia 2006. Kemenangan 2-0 atas Jerman membuat skuad besutan Marcelo Lippi menorehkan prestasi istimewa. Kemenangan atas skuad besutan Juergen Klinsmann di FIFA World Cup Stadium Dortmund, Rabu (5/7/2006) dinihari WIB, membuat gawang Italia belum terbobol lawan sampai pertandingan keenamnya. Gianluigi Buffon memang pernah satu kali memungut bola dari gawangnya saat Italia ditahan 1-1 oleh Amerika Serikat di babak penyisihan Grup E. Tetapi gol bukan dihasilkan oleh para pemain rival melainkan oleh rekan setimnya, Cristian Zaccardo. Setelah kebobolan satu gol di partai keduanya, Italia belum kebobolan lagi sampai memenangkan semifinal. Sebelumnya, pada partai perdana grup, Italia menang 2-0 atas Ghana. Pada partai ketiga grup, Fabio Cannavaro cs menang 2-0 atas Republik Ceko. Berikutnya di babak 16 besar, Italia menang 1-0 atas Australia. Di babak 8 besar giliran Ukraina digasak 3-0. Terakhir, di semifinal, Jerman harus mengakui ketangguhan Italia dengan skor 2-0. Italia pun tercatat sebagai pemilik defense terbaik kedua pada Piala Dunia 2006. Azzurri hanya 'kalah' dari Swiss, yang tidak kebobolan dalam empat partai. Swiss tersingkir di babak 16 besar lewat adu penalti melawan Ukraina. Tim lain yang baru kebobolan satu gol adalah Portugal. Italia mungkin bertemu Portugal jika skuad asuhan Luiz Felipe Scolari berhasil mengatasi Prancis di semifinal yang akan berlangsung dini hari ini. Ketangguhan Italia tidak terlepas dari kontribusi para pemain di lini pertahanan Italia. Buffon, Cannavaro, dan Gennaro Gattuso adalah beberapa sosok inti yang menjadi momok buat para penyerang lawan. Kelugasan permainan mereka membuat gawang Italia sulit ditembus bahkan oleh striker sekaliber Miroslav Klose. Kontribusi ketiganya tergambar dari statistik. Buffon sejauh ini adalah kiper dengan penyelamatan terbanyak. Kiper Juventus ini mencatat 23 penyelamatan, melampaui 22 penyelamatan oleh kiper Ghana, Richard Kingson dan 21 penyelamatan oleh kiper Angola, Joao Ricardo. Gattuso tercatat sebagai top tackler terbaik kedua. Gelandang AC Milan itu sukses melakukan 31 tekelan, dan hanya terpaut satu tekelan saja dari gelandang Ukraina Anatoliy Tomaschuk (32), namun unggul lima tekelan dari gelandang Argentina Javier Mascherano (26). Sementara Cannavaro berada di peringkat enam dalam daftar top tackler. Kapten Italia ini mencatat 24 tekelan, terpaut satu tekelan dari gelandang Inggris dan Prancis, Owen Hargreaves dan Patrick Vieira (25). (mel/)











































