Mimpi Portugal Berakhir

Mimpi Portugal Berakhir

- Sepakbola
Kamis, 06 Jul 2006 14:06 WIB
Mimpi Portugal Berakhir
Lisbon - Kekalahan Portugal 0-1 atas Prancis menyisakan duka untuk fans Selecao. Perayaan yang sudah disiapkan pun batal. Dilansir AFP, Kamis (6/7/2006), setelah peluit panjang dibunyikan oleh wasit Jorge Larrioda, ribuan fans Portugal yang memadati pusat kota Lisbon sontak terdiam. Sebagian fans bengong sesaat. Sebagian lagi menyimpan kembali bendera-bendera Portugal. Sebagian lagi menangis tersedu-sedu. Ya. Penalti playmaker Prancis, Zinedine Zidane di menit ke-33 telah memupus harapan skuad besutan Luiz Felipe Scolari. Untuk kedua kalinya, fans Portugal pun harus mengakhiri mimpinya melaju ke final Piala Dunia. "Saya sungguh percaya kalau kali ini kami akan melaju. Ini sangat menyedihkan. Saya sampai tak bisa berkata-kata," kata seorang fans bernama Cristina Perreira, 23. Sebelum Piala Dunia 2006, Portugal baru sekali melaju ke semifinal tepatnya Piala Dunia 1966. Namun kali ini fans memiliki harapan sangat tinggi pada Luis Figo cs.Tapi apa daya, Portugal gagal lagi. Yang lebih menyakitkan kegagalan disebabkan tim yang sama yang menjegal langkah mereka ke final Euro 2000. Dan perayaan yang sudah disiapkan pun batal. "Sepertinya mereka (Prancis) selalu menarik karpet yang kami injak. Padahal jika Portugal menang akan terjadi pesta besar," kata Bruno Aguiar, 26. "Saya mulai percaya kalau kami ini tidak kelihatan. Setidaknya sampanye ini bisa saya pergunakan untuk kali lain," tukas Carlos Ribeiro, 41, yang sudah menyiapkan sampanye Prancis untuk perayaan. Duka fans digambarkan oleh media setempat sebagai duka bangsa. "Mimpi itu sudah mencapai akhir," tulis surat kabar olahraga 'A Bola' dalam situs online-nya. Mimpi memang sudah berakhir, tetapi harapan harus tetap ada, bukan? (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads