Jelang Final
Italia Berbekal Kemarahan
Jumat, 07 Jul 2006 09:57 WIB
Duisburg - Bukan hanya persiapan mental dan fisik yang menjadi bekal Italia menghadapi Prancis di final. Gli Azzurri juga berbekal kemarahan saat harus menantang musuh alotnya itu. Kekalahan menyakitkan harus dirasakan Italia di dua pertemuan terakhir mereka dengan Prancis. Setelah tunduk 3-4 lewat adu penalti di babak perempatfinal Piala Dunia 1998, Azzurri kembali menelan pil pahit saat gol Sylvain Wiltord di masa injury time dan gol David Trezeguet di masa perpanjangan waktu dengan sistem golden gol membatalkan kemenangan yang sudah di depan mata di final Euro 2000.Dua peristiwa tersebutlah yang kemudian membuat pasukan Italia kini menyimpan api dendam. Dan dendam itu bakal bisa dibayarkan saat partai final Piala Dunia 2006 mempertemukan kembali dua negara Eropa itu."Kami mengakumulasikan banyak sekali kemarahan setelah dua kegagalan di dua event besar sebelumnya. Kami akan menggunakannya dalam hal yang positif di atas lapangan dan nanti Anda akan bisa lihat kalau kami akan mengubah kemarahan tersebut menjadi sesuatu yang positif," sahut kapten Fabio Cannavaro seperti diberitakan Yahoosport, Jumat (7/7/2006).Alessandro Del Piero yang bermain di final Piala Eropa 2000 juga menuturkan ambisinya untuk membalas kepedihan yang ia rasakan ke Prancis di partai final nanti. "Tak ada yang semenderita saya setelah final tersebut dan rasa sakit itu sering kembali datang, bahkan lebih lama dari perasaan senang."Soal sejarah rekor pertemuan, Italia memang kalah dari Prancis. Dari tujuh pertemuan Italia baru menang dua kali dan menderita empat kekalahan. Kemenangan terakhir yang mereka dapat juga sudah terjadi cukup lama, tepatnya di Piala Dunia 1978.Namun itu tak menghalangi pasukan Marcello Lippi untuk memandang optimis laga yang akan dilangsungkan Senin (10/7/2006) dinihari itu. "Kami harap kami bisa menghentikan rentetan kemenangan Prancis atas kami dan mengalahkan mereka di final nanti," seru Marco Materazzi. (din/)











































