Italia 'Kelaparan'

Jelang Final

Italia 'Kelaparan'

- Sepakbola
Minggu, 09 Jul 2006 10:50 WIB
Italia Kelaparan
Duisburg - Dibanding Prancis yang baru satu kali, Italia lebih kenyang merasakan jadi juara dunia. Hanya saja bedanya, rasa lapar yang dirasakan anak-anak Azzurri lebih lama ketimbang lawannya itu.Prancis baru delapan tahun lalu mencicipi tropi Piala Dunia pertamanya, sewaktu turnamen terbesar dunia itu digelar di kandang sendiri. Dua tahun kemudian pun mereka kembali merengkuh titel bergengsi, yakni Piala Eropa 2000.Italia memang sudah tiga kali menjadi juara dunia, tapi terjadi sudah sangat lama. Setelah 1934 dan 1938, mereka baru melakukannya lagi pada 1982 -- mengalahkan Jerman (Barat) di final dengan skor 3-1. Setelah itu, tak satupun turnamen lain dimenangi anak-anak dari Negeri Pizza."Kami belum memenangi apapun," kata pelatih Marcello Lippi, Sabtu (8/7/2006). "Besok kami akan duduk di meja penuh makanan yang disiapkan. Lihat saja siapa yang lebih lapar. Secara teknis... kedua tim berimbang.""Ini final yang sulit, tapi kami lebih lapar ketimbang mereka," timpal gelandang Andrea Pirlo, yang tampil gemilang sepanjang kejuaraan ini.Sejak 1982 capaian terbaik Italia di turnamen besar adalah final Piala Dunia 1994. Karena itu tifosi mereka tetap akan mensyukuri kesuksesan Fabio Cannavaro dkk masuk final tahun ini, sekalipun akhirnya gagal mengalahkan Prancis.Akan tetapi Lippi tak mau sekadar jadi runner up. Jika sudah masuk final, juara adalah satu-satunya hasil yang bisa diterima. "Aku jelaskan satu hal. Waktu mendengar orang-orang akan berpesta apapun hasilnya, itu mengusik pikiranku. Kalau kami kalah, kami tak ingin bercanda. Telah mencapai hasil sejauh ini tapi tidak menang akan membuat kami marah.""Kapan lagi Anda bisa meraih kesempatan seperti ini dalam hidup Anda?" tukas pelatih berusia 58 tahun ini. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads