Pirlo: Catenaccio Apa?

Jelang Final

Pirlo: Catenaccio Apa?

- Sepakbola
Minggu, 09 Jul 2006 19:14 WIB
Pirlo: Catenaccio Apa?
Berlin - Kebobolan satu dalam enam pertandingan dan melesakkan sebelas gol ke gawang lain. Inikah catenaccio yang terlanjur jadi trade mark Italia? Andrea Pirlo bilang, tidak."Ide Catenaccio Italia telah berakhir," tandas gelandang Azzurri yang permainannya paling dipuji itu, menjelang duel timnya melawan Prancis di final, Senin (10/7/2006) dinihari WIB."Selama Piala Dunia ini kami memainkan dua penyerang, kadang-kadang tiga. Bahkan di akhir pertarungan melawan Jerman kami menurunkan empat penyerang. Melihat hasilnya, kami tak lagi membicarakan catenaccio."Yang uniknya lagi, 10 dari 11 gol yang dihasilkan Italia disumbangkan pemain yang berbeda. Hanya Luca Toni yang mencetak lebih dari satu gol, saat ia mengukir dua gol ke gawang Ukraina di babak perempatfinal.Pelatih Marcello Lippi biasa mengawali permainan dengan system 4-4-1-1 dengan Francesco Totti berdiri di belakang satu atau dua striker, atau bahkan bermain melebar. Taktik ini juga mungkin akan diterapkan Lippi malam ini dengan Alessandro del Piero dikabarkan akan diposisikan sebagai winger kiri.Sementara itu Pirlo sendiri dipandang sebagai roh pemainan Italia saat ini, bahkan nominasi kuat peraih penghargaan Golden Ball alias pemain terbaik Piala Dunia kali ini. Oleh pemain legendaris Michel Platini gelandang AC Milan itu dinilai sebagai pemain kunci yang Italia amat tergantung pada performanya. "Senang rasanya mendengar pemain sebesar Platini memberiku pujian seperti ini," demikian tanggapan Pirlo. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads