Lippi Pelatih Terbaik Italia

Lippi Pelatih Terbaik Italia

- Sepakbola
Senin, 10 Jul 2006 05:14 WIB
Jakarta - Kini tidak ada lagi yang meragukan kemampuan Marcello Lippi sebagai pelatih. Kemenangan Italia di final Piala Dunia 2006 menjadi bukti sahih kehebatan tangan dingin pelatih berambut perak itu.Di Stadion Olimpia Berlin, Senin (10/7/06) Lippi menunjukkan taktik yang jitu untuk meredam Prancis. Meski harus ditentukan lewat adu penalti, Italia sepertinya sudah siap menjadi juara dunia untuk keempat kalinya. Lima eksekutornya mampu melaksanakan tugas dengan sempurna.Bagi Lippi kemenangan ini menjadikan dia sebagai pelatih tersukses di Italia sepanjang masa. tidak hanya di timnas, di level klub bersama Juventus Lippi adalah orang yang menorehkan catatan mengagumkan. Menangani Bianconeri pada kurun 1994-1999, dan 1999-2004 Lippi berhasil meraih tiga scudetto, satu Piala Italia, empat Piala Super Italia, satu Piala Champion, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Intercontinental. Belum lagi catatan membawa Juventus empat kali berlaga di final Piala Champion meski tiga kali harus gagal.Pelatih Azzurri terakhir yang mampu memboyong Piala Dunia ke Italia adalah Enzo Bearzot pada tahun 1982. Namun Bearzot bukanlah pelatih yang memiliki catatan gemilang ketika melatih klub.Lippi menerima jabatan pelatih Italia dari Giovanni Trapattoni pada 2004 setelah Cannavaro dkk gagal di Piala Eropa 2004. Mengkombinasikan pemain senior dengan sejumlah talenta muda, pelatih kelahiran Viareggio 58 tahun lalu itu mampu mengubah permainan Italia menjadi lebih menyerang.Tanpa ragu Lippi mendobrak pakem pendahulunya dengan memasukkan pemain-pemain yang bukan berasal dari klub-klub papan atas Seri A. Semula langkahnya ini menjadi pertanyaan. Tapi di Jerman 2006 Fabio Grosso, Cristian Zaccardo, Danielle de Rossi dan Vincenzo Iaquinta membuktikan insting tajam Lippi.Di bawah asuhan Lippi Italia seolah berevolusi. Pertahanan yang menjadi ciri khas tetap menjadi fokus permainan. Dengan formasi favoritnya 4-2-3-1, lapangan tengah menjadi kekuatan utama. Permainan sederhana dan efektif yang diterapkan mampu mengantar Italia menjadi juara keempat kalinya.Namun yang menjadi kunci kemenangan Italia adalah rotasi pemain yang dilakukan. Sejak babak penyisihan, Lippi tidak ragu melakukan pergantian terhadap pemain yang tampil kurang baik. Seperti yang dilakukan ketika menyingkirkan Jerman di semifinal.Usai Piala Dunia Lippi masih enggan membicarakan kemungkinan dia bertahan melatih Italia. Namun apapun yang terjadi, sekarang dan selamanya, Lippi akan dikenang sebagai salah satu pelatih terbaik yang pernah dimiliki Italia. (bal/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads