Fans Prancis Masih Mendewakan Zidane

Fans Prancis Masih Mendewakan Zidane

- Sepakbola
Senin, 10 Jul 2006 09:56 WIB
Fans Prancis Masih Mendewakan Zidane
Paris - Perbuatan buruk boleh saja dilakoni sang kapten Prancis Zinedine Zidane. Namun para fans masih mengidolakan pemain yang menutup pesiunnya dengan kejutan 'pahit' ini. Tak ada yang menyangka seorang Zidane yang dikenal sebagai pribadi pemalu dan tak gampang terpancing emosinya bisa berubah menjadi sosok berbeda. Jutaan pasang mata terkaget-kaget di partai puncak antara Prancis versus Italia yang digelar di Olympic Stadium, Berlin, Senin (10/7/2006) dinihari WIB tadi.Kaget, karena tiba-tiba Zidane melakukan tandukan ke dada Marco Materazzi 10 menit sebelum pertandingan berakhir. Diduga keras karena mendapat ejekan dari Materazzi, Zidane yang memang fasih berbahasa Italia berbalik badan dan menanduk dada bek klub Inter Milan itu.Tentu saja, aksinya itu berbuah kartu merah dari wasit asal Argentina, Horacio Elizondo. Les Bleus pun harus bertarung tanpa sang kapten hingga pertandingan berakhir dengan kekalahan lewat adu penalti.Adegan Zizou, demikian panggilan akrab Zidane, sudah pasti sangat membekas di hati para pendukung Prancis. Tak hanya pendukung Prancis yang hadir langsung di Jerman, tetapi juga para fans yang menggantungkan harapan di kampung halaman.Meski mengaku kecewa dengan aksi Zidane, para fans menyatakan masih mendewakan pemain berusia 34 tahun itu. Inilah yang terungkap dari para pendukung yang nonton bareng di The Avenue des Champs Elysee, Paris."Sebuah perpisahan pahit untuk Zidane. Dia adalah aktor utama Piala Dunia, saya pikir terlalu banyak tekanan untuknya," ujar Vincent Schneider (24), seorang mahasiswa Jerman yang tengah menimba ilmu di Paris. Lain hal dengan seorang fans berat Zidane, Metin Akturk. Menurutnya, aksi tandukan Zidane sebenarnya bisa dimaklumi jika memang benar Materazzi telah melakukan penghinaan."Bagiku dia tetap seorang legenda sepakbola. Saya rasa Zidane telah dihina, dan tentu hinaan itu tak bisa diterimanya," tukas Akturk.Hampir serupa dengan Akturk, Presiden Prancis Jacques Chirac pun menyatakan tetap memberi penghormatan kepada Zidane. Bagi Chirac, sosok Zidane sudah menjadi bagian dari Prancis dan tak bisa tergeser hanya karena insiden itu."Saya tak tahu apa yang tejadi atau mengapa dia harus dihukum. Tapi saya ingin katakan bahwa saya sangat respek terhadap pria yang sudah memberikan nilai indah bagi olahraga. Memberi kualitas yang tak terbayangkan dan penghormatan terhadap Prancis," tegas Chirac.Zidane boleh saja menutup karirnya dengan akhir yang kurang membahagiakan. Namun untuk para pendukungnya, sampai kapanpun ia akan dikenang sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah ada di jagat raya ini. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads