Zidane adalah legenda sepakbola nomor satu di Prancis karena jasanya mengantarkan negara itu meraih gelar Piala Dunia dan Piala Eropa secara beruntun.
Sempat pensiun beberapa saat, ia kembali membantu Les Bleus melaju ke final Piala Dunia 2006 sebelum dikalahkan Italia di mana Zidane mendapat kartu merah usai menanduk Marco Materazzi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi itulah yang dianggap Zidane sebagai batu loncatan untuk kariernya ke depan sebagai pelatih. Ia menilai bisa belajar banyak dari Ancelotti sebagai mentornya untuk dapat mewujudkan mimpinya sebagai pelatih 'Tim Ayam Jantan'.
"Menjadi pelatih sepakbola adalah impianku sejak lama. Tapi aku mengimpikan suatu hari bisa melatih timnas Prancis. Tapi itu tidak ingin kulakukan saat ini," ujar Zidane kepada Sport360.
"Aku ingin mempunyai jabatan di timnas Prancis dan ini bukanlah ambisiku saat ini. Aku akan melakukannya di masa depan," sambung pria berusia 41 tahun itu
"Aku akan selalu jadi orang yang sabar dan bekerja dengan Carlo di Madrid adalah cara terbaik untuk belajar banyak sebelum diriku menjadi pelatih sebenarnya. Tujuanku adalah menjadi pelatih kepala," demikian dia.
(/)










































