Dijamu di Legends Lounge Anfield dan Diantar Pulang dengan Bus Liverpool

Dijamu di Legends Lounge Anfield dan Diantar Pulang dengan Bus Liverpool

- Sepakbola
Rabu, 11 Feb 2015 13:04 WIB
Dijamu di Legends Lounge Anfield dan Diantar Pulang dengan Bus Liverpool
detikSport/Meylan Fredy Ismawan
Liverpool -

Bisa nonton langsung di Anfield saja sudah sangat menyenangkan bagi para pemenang "Garuda Indonesia-Liverpool FC Video Contest". Tapi, yang mereka dapatkan ternyata jauh lebih banyak dari itu.

Sejak sebelum meninggalkan Indonesia, para pemenang "Garuda Indonesia-Liverpool FC Video Contest", yang terdiri dari Rifki Hisyam-Sherlya Nadhiva, Satrio Anindito-Johan Eka Firmansyah, dan Achmad Ridwan-Fajar Matasa Ikbar, sudah diwanti-wanti oleh pihak Garuda Indonesia untuk mengenakan baju formal saat menyaksikan pertandingan Liverpool vs Tottenham Hotspur di Anfield, Selasa (10/2/2015).

Alasannya, mereka akan diberi kesempatan untuk masuk ke Legends Lounge, sebuah tempat di Anfield dengan akses terbatas. Cuma orang-orang tertentu saja yang diperbolehkan masuk ke area ini. Berkat Garuda Indonesia, para pemenang tersebut bisa masuk. Tapi, syaratnya mereka harus memakai setelan resmi, bukan seperti penonton sepakbola pada umumnya yang bergaya santai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk masuk ke Legends Lounge, para pemenang juga diminta datang ke stadion lebih awal, paling tidak dua jam sebelum kick-off, atau sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Sesuai permintaan, para pemenang "Garuda Indonesia-Liverpool FC Video Contest" tiba di Anfield sekitar pukul 18.00. Setelah menukarkan tiket pertandingan, mereka masuk ke stadion dan menuju Legends Lounge yang terletak tepat di belakang Main Stand.

Sesampainya di Legends Lounge, rombongan dari Indonesia langsung disambut hangat. Dua wanita yang berdiri di dekat pintu masuk meminta para pemenang untuk melepas jaket tebal mereka dan menitipkannya. Para pemenang kemudian dipersilakan menuju meja bundar yang telah dipersiapkan.

Legends Lounge ini sendiri ukurannya tak terlalu besar karena yang bisa masuk tempat ini juga bukan sembarang orang. Di dindingnya terpampang foto-foto pemain-pemain hebat Liverpool seperti Ian Rush, Sami Hyypia, dan Steven Gerrard. Lampu ruangan pun diatur agar menghasilkan suasana merah, warna kebesaran Liverpool.

Di meja yang ditempati para pemenang "Garuda Indonesia-Liverpool FC Video Contest", sudah tersedia suvenir berupa powerbank dan gelang charity 'Seeing is Believing' dari Standard Chartered. Selain itu, ada pula buku panduan lengkap laga Liverpool vs Tottenham. Jika mau bertaruh, seorang petugas juga berkeliling dan siap mencatat taruhan Anda.

Liverpool memberikan pelayanan yang sangat spesial kepada para tamu yang datang ke Legends Lounge ini. Tiap tamu mendapatkan hidangan makan malam lengkap, mulai dari pembuka, menu utama, sampai penutup. Legends Lounge juga dilengkapi wi-fi yang bisa diakses gratis.

Sekitar satu jam sebelum kick-off, para pemenang "Garuda Indonesia-Liverpool FC Video Contest" dikejutkan dengan munculnya Rush di dalam ruangan. Rush rupanya datang untuk memberikan pandangannya soal pertandingan Liverpool vs Tottenham plus prediksinya.



"Raheem Sterling memang tidak main, tapi Daniel Sturridge kembali main sebagai starter," ujar Rush.

"Kalau menang, Liverpool mulai bisa memikirkan soal empat besar. Kalau tidak menang, meski tak ada yang mustahil, rasanya akan sangat berat. Tapi, saya yakin Liverpool akan mendapatkan hasil yang dibutuhkan," tambahnya.

"Prediksi saya akan tercipta empat gol. Liverpool menang 3-1. Steven Gerrard atau Daniel Sturridge yang akan bikin gol pertama," kata Rush.

Sebelum pertandingan dimulai, para pemenang "Garuda Indonesia-Liverpool FC Video Contest" juga mendapatkan bonus berupa foto bareng Rush dengan latar belakang lapangan Anfield.

Prediksi Rush pada akhirnya sedikit meleset. Liverpool memang menang, tapi dengan skor 3-2. Gerrard menjadi pencetak gol kedua, sementara Mario Balotelli menjadi penentu kemenangan atas Tottenham.

Setelah pertandingan usai, rombongan para pemenang "Garuda Indonesia-Liverpool FC Video Contest" tak kembali ke Sir Thomas Hotel dengan mobil travel yang sebelumnya mengantarkan mereka ke Anfield. Mereka pun bertanya-tanya akan pulang dengan kendaraan apa mengingat jarak stadion dan hotel yang cukup jauh.

Para pemenang ternyata diantarkan pulang langsung oleh pihak Liverpool. Liverpool telah menyediakan sebuah bus besar untuk mengangkut mereka dan sejumlah tamu lain ke hotel masing-masing.



Bus itu berwarna biru dan berlantai dua. Menurut Michael dari bagian komersial Liverpool, bus ini adalah bus yang biasanya dipakai untuk membawa para pemain The Reds.

Bus ini didesain khusus sehingga para penumpang di dalamnya bisa duduk berhadap-hadapan dan dipisahkan sebuah meja. Logo Liverpool terpasang di bagian atas setiap kursi. Untuk menambah kenyamanan, bus ini juga dilengkapi toilet dan beberapa televisi.

Setelah mengantarkan beberapa tamu lain, bus Liverpool ini memulangkan para pemenang "Garuda Indonesia-Liverpool FC Video Contest" ke Sir Thomas Hotel.

"Pertama kali ke Anfield dapat sambutan yang luar biasa, dapat fasilitas yang luar biasa, makan malam yang luar biasa. Kita pulang pun masih diantar dengan bus pemain. Ini mimpi atau apa sih," komentar salah satu pemenang, Satrio, kepada detikSport, beberapa saat sebelum turun dari bus.



(mfi/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads