Sunderland tak lagi ditangani oleh Gustavo Poyet di sisa musim ini. The Black Cats memutuskan untuk memecat manajer asal Uruguay itu menyusul hasil-hasil buruk di Liga Primer Inggris.
Sunderland cuma meraih satu kemenangan dalam 12 pertandingan terakhirnya di liga. Sisanya, John O'Shea dan kawan-kawan seri empat kali dan tujuh kali kalah. Mereka dipermalukan Aston Villa 0-4 di kandang sendiri, akhir pekan lalu.
Serangkaian hasil negatif itu membuat Sunderland dibayangi ancaman degradasi. Mereka kini duduk di posisi ke-17 dan cuma berjarak satu poin dari zona merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sayangnya, kami tidak membuat kemajuan yang kami harapkan untuk musim ini," ujar chairman Sunderland, Ellis Short, di situs resmi klub.
"Kami mendapati diri kami berjuang, sekali lagi, di bagian yang salah dari klasemen. Oleh karena itu, kami membuat keputusan yang sulit bahwa perubahan diperlukan," tambah Short.
Poyet menukangi Sunderland sejak Oktober 2013 untuk menggantikan Paolo Di Canio. Pada musim lalu, dia menyelamatkan Sunderland dari degradasi dan meloloskan tim tersebut ke final Piala Liga Inggris.
"Saya ingin berterima kasih kepada Gus atas usahanya selama berada di klub, khususnya keberhasilan menyelamatkan diri dari degradasi pada musim lalu dan penampilan di final Piala Liga Inggris, yang akan terus dikenang oleh setiap suporter Sunderland," kata Short.
(mfi/nds)











































