Saat Piala Dunia digelar di Afrika Selatan, Juni-Juli nanti, harga akomodasi diperkirakan akan melonjak tajam. Hal ini membuat banyak orang kesal dan ujung-ujungnya membatalkan kunjungan mereka.
Tapi tenang. Sebuah area di tengah kota Johannesburg telah disulap menjadi area berkemah dengan 1.480 tenda yang dapat disewa dengan harga 27 poundsterling (Rp 395 ribu) per malam dan dapat disewa selama sebulan turnamen berlangsung.
"Ada banyak laporan tentang kurangnya kamar hotel dan akibatnya banyak tempat yang memasang tarif yang lebih tinggi dari semestinya," kata Barry Mackay, bos tempat bernama Tent City itu seperti dikutip Mirror.
"Tenda-tenda kami merupakan alternatif yang lebih murah," lanjut Mackay berpromosi.
Mengingat tempat berlindungnya hanya berupa tenda, para pendukung yang kelak akan menginap di Tent City disarankan untuk membawa pakaian hangat. Meski musim panas, udara malam di Afsel bisa terjun bebas jadi sangat dingin.
"Cuacanya akan sangat dingin, terlebih di malam hari. Tapi kami akan menyediakan tempat tidur dan perlengkapan yang layak agar mereka tetap hangat," cetus Mackay.
Selain tempat tidur, Tent City akan menyediakan fasilitas lain seperti loker, alat barbekyu, keamanan 24 jam dan bahkan dua lapangan sepakbola dengan rumput sintetis.
Untuk pergi ke stadion, disediakan bus. Dari Tent City ke empat stadion panggung Piala Dunia, termasuk ke Stadion Royal Bakofeng di Rustenburg, cuma dibutuhkan waktu dua jam saja.
(arp/nar)











































