Penjara Afsel Ditembus Demam Sepakbola

Penjara Afsel Ditembus Demam Sepakbola

- Sepakbola
Rabu, 02 Jun 2010 05:27 WIB
Penjara Afsel Ditembus Demam Sepakbola
Johannesburg - Penjara-penjara dengan tingkat keamanan maksimal Afrika Selatan akan mendapat "serangan" musim panas ini. Solid dan dinginnya jeruji besi nanti tetap akan ditembus demam sepakbola Piala Dunia.

Negara-negara di dunia niscaya akan, jika belum, mulai terserang demam Piala Dunia sesaat lagi. Afrika Selatan, sebagai tuan rumah, jelas tak terhindar dari demam ini.

Para tahanan di penjara dengan tingkat keamanan tinggi pun pada akhirnya tetap diberikan kesempatan bersorak bersama para gila bola lainnya di penjuru dunia saat turnamen itu kickoff sembilan hari lagi.

Hal ini tak lepas dari kontribusi perusahaan asal Swedia, Ericsson, yang menyumbang peralatan audio visual seperti televisi, proyektor dan home theatre, ke Leeuwkop Correctional Centre di Johannesburg agar para narapidana bisa tetap terbius demam sepakbola.

"Jika Anda melakukan pelanggaran satu kali, tak berarti Anda jadi.. jahat," nilai Direktur Pengelola Eriksson cabang Afrika Selatan Magnus Mchunguzi di Reuters.

Untuk para tahanan, ini jelas jadi kabar gembira. Tebogo Moloi, pemuda 21 tahun yang sedang menjalani masa hukuman 10 tahun karena perampokan, adalah salah satunya.

Moloi bahkan dengan gegap gempita siap menyaksikan Piala Dunia 2010 dengan optimisme tinggi untuk negaranya. "Saya pikir sudah jelas kok Afrika Selatan akan memenangi Piala Dunia," ceplos dia.

Bukan hanya sekadar jadi penonton, para narapidana di Afrika Selatan juga bisa turun langsung beraksi di lapangan bak para superstar sepakbola karena Kementerian Lembaga Pemasyarakatan Afrika Selatan berencana membuat turnamen mini di seluruh penjaranya.

Setiap unit penjara nantinya akan merepresentasikan satu dari 32 negara yang berlaga di Piala Dunia dan beradu untuk jadi yang terbaik di turnamen itu.

"Olahraga membantu mengajarkan orang untuk mengamati aturan permainan dan dalam kehidupan ada aturan, rambu dan norma, sehingga kami ingin berusaha mengatakan (ke para napi) untuk menggunakan pelajaran dari olahraga ke dalam kehidupan nyata," kata Wakil Menteri Lembaga Pemasyarakatan Hlengiwe Mkhize.
(krs/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads