Tema ramah lingkungan sedang diadopsi oleh produsen pakaian olahraga terkenal Nike. Ini merupakan pertama kalinya kostum tim nasional yang disponsori oleh perusahan apparel raksasa itu mengenakan sepenuhnya dari polyester daur ulang.
Tiap kaus yang dipakai oleh pemain dibuat dari daur ulang 8 botol plastik. Sedangkan untuk membuat kostum tim nasional 2010 ini, pemasok kain Nike mengumpulkan botol bekas dari tempat pengumpul di Jepang dan Taiwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memakai polyester daur ulang untuk kostum tim nasional, Nike telah memanfaatkan sekitar 13 juta sampah botol plastik. Itu artinya setara dengan 254.000 kg limbah polyester yang cukup menutup lebih 29 lapangan sepakbola.
Jika botol plastik tersebut dijejerkan, maka panjangnya akan mencapai 3.000 km atau lebih panjang dari seluruh pantai pesisir Afrika Selatan. Bagi Nike, kostum tim menjadi tonggak penting untuk menghasilkan produk ramah lingkungan.
Meski turut menyelamatkan lingkungan bukan berarti harus mengorbankan unsur inovasi performanya. Kostum dirancang khusus agar pemain tetap kering, sejuk dan lebih nyaman sehingga bisa memberikan penampilan terbaik di llapangan.
"Kami melengkapi para pemain kostum rancangan baru yang tak hanya tampak hebat dan memberi keunggulan performa, tapi juga dibuat dengan bahan daur ulang yang mengurangi dampak buruk pada lingkungan," kata Presiden Nike Brand Charlie Denson dalam rilisnya.
Kostum ramah lingkungan ini bukan hanya dipakai oleh tim Brasil. Tim peserta Piala Dunia 2010 seperti Belanda, Portugal, AS, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Serbia dan Slovenia juga adalah tim nasional yang memakai produk Nike. (key/a2s)











































