Pedagang Asongan pun Ada di Piala Dunia

Catatan dari Afsel

Pedagang Asongan pun Ada di Piala Dunia

- Sepakbola
Selasa, 15 Jun 2010 08:05 WIB
Pedagang Asongan pun Ada di Piala Dunia
Johannesburg - Selain petugas keamanan, ofisial pertandingan dan relawan yang wara-wiri di dalam stadion, ada juga beberapa orang yang menjajakan makanan dan minuman. Ternyata pedagang asongan juga sampai ke Piala Dunia.

Demikian hasil pengamatan detiksport saat dua kali menyambangi Soccer City Stadium untuk menghadiri upacara pembukaan Piala Dunia dan laga Belanda kontra Denmark yang selesai beberapa saat lalu.

Di dalam stadion banyak pedagang, yang keseluruhannya berkulit hitam, mondar-mandir di antara kursi penonton. Mereka membawa sebuah tas punggung raksasa membawa soda dingin. Ada juga yang membawa keranjang kecil dengan beragam kiripik di dalamnya, sedangkan penjual yang lain menjajakan es krim dalam sebuah kotak besar penyimpan es.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi pedagang asongan yang berada di Soccer City tersebut jauh berbeda dengan pedagang asongan di Indonesia. Soalnya mereka justru diorganisir oleh organizing comittee Piala Dunia 2010 dan diberi seragam lengkap.

Untuk memudahkan fans yang ingin menyantap penganan kecil atau minuman soda, di pakaian pedagang tersebut tercantum harga dagangan yang mereka jual. Minuman bersoda dan keripik dihargai 15 rand (sekitar Rp 17.800), sementara es krim dipatok dengan harga 20 rand (Rp 23.800).

Bagaimana dengan bir? Untuk minuman beralkohol ini, fans bisa mendapatkannya dengan harga 30 rand (Rp 35.700) perbotol. Tapi tak seperti soda, keripik atau es krim, bir hanya bisa didapatkan di semacam kantin yang tersebar di seluruh sudut stadion.


(din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads